BerandaAcehRaih SMSI Award 2026, Ini Jejak Bupati Sarjani Abdullah: Dari Buta Hijaiyah...

Raih SMSI Award 2026, Ini Jejak Bupati Sarjani Abdullah: Dari Buta Hijaiyah hingga Pembangunan Pertanian

“Di bawah kepemimpinan Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, perhatian pemerintah daerah tidak hanya diarahkan pada pembangunan fisik, tapi juga pendidikan keagamaan menjadi bagian dari perhatian”  

Pemerintah Kabupaten Pidie menerima penghargaan SMSI Award 2026 kategori Pelopor Program Pengentasan Buta Hijaiyah. Penghargaan tersebut diberikan atas perhatian pemerintah daerah dalam meningkatkan kemampuan masyarakat mengenal dan membaca huruf hijaiyah.

Penghargaan diserahkan dalam malam penganugerahan SMSI Award 2026 di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu (5/9/2026).

Asisten Administrasi Setdakab Pidie , Jufrizal menerima penghargaan tersebut mewakili Bupati Pidie Sarjani Abdullah,
Penghargaan itu menjadi salah satu apresiasi terhadap program yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Pidie di bidang pendidikan keagamaan.

Bagi Sarjani, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi dorongan agar program yang menyentuh kebutuhan masyarakat terus dilanjutkan.

Program pengentasan buta hijaiyah dinilai penting karena kemampuan membaca Al-Qur’an merupakan bagian dari kebutuhan pendidikan dasar keagamaan masyarakat, terutama bagi anak-anak dan generasi muda.

Program tersebut juga menunjukkan perhatian pemerintah daerah tidak hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Perhatian terhadap Pertanian

Jejak pembangunan Sarjani di Pidie juga tidak terlepas dari sektor pertanian.
Saat memimpin Kabupaten Pidie periode 2012-2017, sejumlah program pembangunan diarahkan untuk mendukung aktivitas masyarakat, khususnya petani.

Asisten Administrasi Setdakab Pidie, Jufrizal Jufrizal, S.Sos., M.Si., mewakili Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, menerima penghargaan SMSI Award 2026 di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu (5/9/2026). (Foto/ist).

Di antaranya pembangunan embung, jaringan irigasi, pembukaan sawah baru dan jalan usaha tani.

Infrastruktur tersebut memiliki peran langsung bagi petani. Embung dan jaringan irigasi membantu ketersediaan air untuk persawahan, sementara jalan usaha tani memudahkan akses menuju lahan serta pengangkutan hasil pertanian.

Bagi daerah seperti Pidie yang memiliki basis masyarakat petani, dukungan terhadap sektor pertanian menjadi bagian penting dalam menjaga aktivitas ekonomi masyarakat.

Pembangunan infrastruktur pertanian juga tidak hanya berkaitan dengan fisik bangunan. Manfaatnya dapat dirasakan dalam aktivitas petani sehari-hari, mulai dari mengakses lahan, membawa sarana produksi hingga mengangkut hasil panen.

Penghargaan Jadi Motivasi

SMSI Award 2026 menjadi salah satu momentum bagi Pemerintah Kabupaten Pidie untuk melihat kembali program-program yang telah dijalankan.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa program pemerintah perlu terus diarahkan pada kebutuhan masyarakat.

Di bidang pendidikan keagamaan, pengentasan buta hijaiyah diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk belajar membaca Al-Qur’an.

Sementara di sektor pertanian, pembangunan infrastruktur dasar tetap menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari lahan pertanian.

Sarjani juga memanfaatkan momentum SMSI Award 2026 untuk bersilaturahmi dengan sejumlah pemilik dan pimpinan media dari Aceh dan Medan, Sumatera Utara.

Sebagian di antaranya merupakan sahabat lama yang telah mengenal Sarjani sebelum kembali aktif di pemerintahan.

Pertemuan tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya hubungan komunikasi antara pemerintah dan media dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.

Media memiliki peran dalam mengawal sekaligus menyampaikan berbagai program pemerintah kepada publik secara profesional.

Dengan penghargaan yang diterima, Pemerintah Kabupaten Pidie diharapkan terus memperkuat program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Pengentasan buta hijaiyah menjadi salah satu program di bidang pendidikan keagamaan, sementara perhatian terhadap pertanian menjadi bagian dari upaya mendukung ekonomi masyarakat Pidie.

Pada akhirnya, keberhasilan sebuah program pemerintah tidak hanya diukur dari penghargaan yang diterima, tetapi dari sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. (*)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER