Podcast “Furqan Plus Corner” tidak hadir dengan pembahasan yang kaku atau jauh dari kehidupan, tapi hadir sebagai teman perjalanan jiwa yang menyapa generasi muda dengan bahasa yang lembut namun tegas.
Menghafal Al-Qur’an adalah jalan menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Namun, berkarya dengan ilmu Al-Qur’an adalah cara mewujudkan rahmat bagi semesta.
Rumah Tahfizh Al-Qur’an (RTQ) Al-Furqan Banda Aceh, yang sejak awal mengukuhkan diri sebagai benteng pembinaan generasi Qur’ani, kini hadir dengan wajah baru yang tak kalah bersinar: sebuah suara dakwah yang menembus jarak dan waktu melalui gelombang digital, bernama Podcast “Furqan Plus Corner”.
Berdiri sejak tahun 2021 dan tercatat resmi di Kementerian Agama Banda Aceh, RTQ Al-Furqan tak hanya memandang hafalan sebagai tujuan akhir. Di tangan para pengasuhnya, Al-Qur’an menjadi sumber inspirasi yang tak boleh terhenti di dinding ruang tahfizh saja.
Maka, pada 14 Februari 2025, lahirlah podcast ini, sebuah langkah berani menjawab panggilan zaman: menyebarkan kebaikan di ruang yang kini banyak dihuni oleh generasi muda.
Dakwah Mengikuti Jejak Hamba Allah
“Sesungguhnya Kami yang menurunkan Al-Qur’an dan sesungguhnya Kami yang memeliharanya.” Ayat ini menjadi cahaya yang menuntun langkah RTQ Al-Furqan.
Direktur RTQ Al-Furqan Banda Aceh, Ustadzah Yiyi Hissiyah, S.Pd.I, al-Hafizhah, Rabu (9/9/2026), menyampaikan bahwa kehadiran podcast berangkat dari keinginan tulus agar manfaat lembaga ini tidak berhenti di lingkungan santri saja.
“Kalau dahulu dakwah banyak berlangsung di ruang-ruang pengajian, hari ini ruang digital juga harus kita isi dengan pembicaraan yang baik dan bermanfaat,” tutur Ustadzah Yiyi dengan keikhlasan.
Dukungan terhadap pengembangan podcast ini juga datang dari Yayasan Permata Hati Mazas, yang merealisasikan penyediaan fasilitas sebagai sarana dakwah dan edukasi. Ketua Yayasan Permata Hati Mazas, Dr. Ichsan Akmal Mazas, BA.(Hons)., M.M., menegaskan: “Melalui podcast, berbagai ilmu, pengalaman, dan perspektif dari para narasumber dapat diakses oleh masyarakat yang lebih luas, terutama generasi muda.”
Tema yang Menyentuh Kehidupan Nyata
Podcast “Furqan Plus Corner” tidak hadir dengan pembahasan yang kaku atau jauh dari kehidupan, tapi hadir sebagai teman perjalanan jiwa yang menyapa generasi muda dengan bahasa yang lembut namun tegas. Tentu, pembahasan keagamaan tetap menjadi jantungnya: Al-Qur’an, ibadah, Ramadhan, hijrah, pergaulan, hingga menjaga nilai-nilai Islam di tengah arus modernisasi yang kadang menggoda.

Namun, ruang dakwah ini diperluas hingga menyentuh realitas yang sering dihadapi anak muda. Kesehatan mental remaja, tekanan kehidupan, tantangan pergaulan, pendidikan, pengembangan diri, sosial, keluarga, kewirausahaan, kebencanaan, semua diangkat dengan pendekatan yang Islami, berimbang, dan menyejukkan hati. Melalui pembahasan bersama narasumber yang kompeten, podcast menjadi ruang edukasi yang membuka wawasan tanpa menggurui.
Keistimewaan podcast ini terletak pada keragaman narasumber yang dihadirkan. Mulai dari ustadz dan praktisi Al-Qur’an, psikolog, dokter, akademisi, pengusaha, tokoh masyarakat, praktisi komunikasi, hingga berbagai figur inspiratif, semua diundang untuk berbagi ilmu sesuai bidangnya, dengan satu tujuan: menyampaikan kebaikan.
“Kita ingin anak muda mendapatkan edukasi dari orang-orang yang memang memahami bidangnya. Ketika berbicara tentang agama, kita menghadirkan orang yang memiliki kapasitas di bidang agama. Ketika membahas kesehatan atau psikologi, kita juga ingin masyarakat mendapatkan penjelasan dari narasumber yang kompeten,” jelas Ustadzah Yiyi.
Konsep ini menjadikan podcast bukan sekadar ceramah satu arah, melainkan ruang percakapan yang menghubungkan nilai-nilai keislaman dengan berbagai persoalan kehidupan sehari-hari. Ilmu agama dan ilmu dunia bersanding harmonis, sebagaimana Al-Qur’an menjadi petunjuk bagi segala urusan manusia.

Menembus Ruang, Menyentuh Hati
Media digital telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian generasi muda. RTQ Al-Furqan memahami: dakwah tidak boleh tertinggal oleh perubahan zaman. Maka, podcast hadir dengan kemasan yang santai, komunikatif, dan mudah dipahami, tanpa mengorbankan substansi nilai-nilai keislaman yang luhur.
Potongan pembahasan juga dikemas menjadi konten singkat yang menyebar di media sosial, seakan menjadi butir-butir cahaya yang menerangi jalan siapa saja yang menemukannya.
Bagi RTQ Al-Furqan, pengembangan media digital adalah bagian dari perluasan peran lembaga. Pendidikan tahfizh tetap menjadi fondasi utama, sementara podcast menjadi sayap yang membawa pesan Al-Qur’an terbang lebih jauh, ke rumah-rumah, ke telinga-telinga, ke hati-hati yang merindukan petunjuk.
“Kami ingin RTQ Al-Furqan bukan hanya menjadi tempat santri menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menjadi tempat lahirnya gagasan dan konten yang memberikan manfaat,” tambah Ustadzah Yiyi.
Ke depan, RTQ Al-Furqan berkomitmen terus menghadirkan tema dan narasumber yang relevan. Semoga Podcast “Furqan Plus Corner” menjadi jembatan yang kokoh antara nilai-nilai Al-Qur’an, ilmu pengetahuan, dan realitas kehidupan generasi muda, menjadi cahaya yang menuntun, dan rahmat yang dirasakan oleh siapa saja yang mendengarkannya.
RTQ Al-Furqan beralamat di Jl. H. Bintang No.153, Blang Oi, Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh, WhatsApp: 0811 6872 409, nstagram: @rtqalfurqan. (*)



