Medan (Waspada Aceh) – Kecepatan tanggap dan keahlian petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Medan kembali diuji sekaligus diapresiasi warga Jalan Tempuling, Medan, Rabu waktu Subuh (13/5/2026).
“Terima kasih kepada Damkar yang merespon cepat keluhan kami dan menuntaskan kekhawatiran warga,” ucap Maulana Hussein mewakili masyarakat sekitar.
Dua personel berhasil mengamankan seekor ular piton berukuran sekitar 3 meter yang sempat menimbulkan kekhawatiran di lingkungan pemukiman dan tempat usaha warga.
Peristiwa bermula sekitar pukul 04.00 WIB dini hari, ketika Maulana Hussein, pengelola Yolo Coffee, sedang berada di tempat usahanya. Setelah menutup pintu kafe, ia mendengar suara mendesis yang mencurigakan.
Saat diperiksa, tampak seekor ular besar telah masuk melalui celah pintu depan dan bersembunyi di area bar tempat pengolahan minuman.
Merasa berbahaya, Hussein segera meminta bantuan tetangganya, Faisal pemilik Soemar Coffee. Keduanya telah berupaya menangkap hewan tersebut selama lebih dari satu jam, namun usaha itu tidak membuahkan hasil.
Atas pertimbangan keamanan, akhirnya mereka menghubungi pusat layanan Damkar guna meminta dukungan petugas ahli, lengkap dengan melampirkan bukti foto dan video kondisi lokasi.
Tidak menunggu lama, sekitar pukul 05.00 WIB, dua petugas yakni Edi Pradesa dan Marahot Harahap tiba di lokasi. Dengan prosedur yang aman dan terlatih, keduanya segera melakukan penelusuran dan berhasil menangkap ular tersebut yang bersembunyi di sudut bawah bar kopi.
Menurut keterangan warga, kehadiran ular jenis ini sebenarnya telah terdeteksi beberapa pekan sebelumnya. Faisal mengaku pernah melihat ular serupa yang berusaha memangsa seekor kucing di area sekitar, namun berhasil meloloskan diri.
Ia menyebutkan bahwa ular yang terlihat waktu itu berukuran lebih besar dibandingkan yang diamankan pagi ini.
Keberhasilan petugas Damkar dalam mengamankan ular ini kembali menegaskan peran penting layanan publik dalam menjaga ketenteraman dan keselamatan lingkungan masyarakat. (*)



