Kabar Baik, Pemkab Pidie Segera Rekrut CPNS Baru

    BERBAGI
    ILUSTRASI. Ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Aceh Utara sedan mengikuti ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) di Auditorium Politeknik Negeri Lhokseumawe. (Foto/Ist)

    Sigli (Waspada Aceh) – Pemerintah Kabupaten Pidie segera menerima Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2021. Rencanya, pendaftaran CPNS dibuka pada April 2021.

    Sekda Kabupaten Pidie, H. Idami, Senin (22/2/2021), menyebutkan, terdapat beberapa formasi CPNS yang dibutuhkan. Antara lain formasi CPNS di bidang kesehatan, pendidikan, akutansi dan tenaga administrasi.

    “Formasi CPNS Kabupaten Pidie, ada 600 lebih formasi, terdiri dari tenaga pendidik , tenaga kesehatan dan tenaga administrasi,” kata Idhami.

    Idami mengungkapkan, formasi CPNS di Kabupaten Pidie masih didominasi oleh tenaga pendidikan, akutansi dan kesehatan. Sebut dia, selama tiga tahun terakhir ini ada sebanyak 800 guru yang telah pensiun.

    Karena itu, ungkap Idami, Bupati Pidie Roni Ahmad pada formasi CPNS tahun ini lebih memprioritaskan merekrut tenaga pendidik, di sampaing juga membuka formasi untuk tenaga akutansi, tenaga kesehatan dan tenaga adminiastarasi.

    Kata Idami, formasi CPNS yang diusulkan tidak mencapai 600. Tetapi melihat jumlah guru di daeah itu yang semakin berkurang karena memasuki masa pensiun, maka Bupati Pidie Roni Ahmad memohon untuk dilakukan penambahan tenaga guru hingga mencapai jumlah 600 lebih.

    Begitu pun dengan tenaga akutansi, sesuai dengan saran PPK per dinas minimal ditempatkan dua tenaga, hal ini sejalan dengan minimnya tenaga akutansi yang dimiliki Kabupaten Pidie. Pada sisi lain Inspektorat Kabupaten Pidie masih membutuhkan tenaga auditor.

    Dengan banyakya gampong di Kabupaten Pidie yang berjumlah 730 gampong, ini perlu dilakukan audit oleh inspektorat. Untuk itu Pidie memerlukan tenaga akutansi yang lebih banyak untuk mengaudit dana gampong.

    Idami mengungkapkan dalam perekrutan CPNS 2021 pihaknya berharap lebih didominasi putra/putri daerah yang lulus. Karena, jika yang lulus banyak putra-putri asal daerah lain, kebiasaanya mereka cepat meminta pindah pulang ke daerahnya.

    “Selama ini, ketika lulus yang dari luar Kabupaten Pidie , baru dua tiga tahun bekerja sudah minta pindah,” katanya.

    Karena itu lajut dia, pihaknya membuat perjanjian apabila mereka bersedia ditempatkan di seluruh pelosok Kabupaten Pidie dengan jangka waktu minimal 10 tahun, itu baru bisa mengajukan pindah ke daerah lain.

    Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, CPNS yang sudah menerima pengangkatan di suatu daerah, bila meminta pindah sama dengan mengundurkan diri dari CPNS. (Maza)

    BERBAGI