Beranda Life Style Asa Coffee, Tawarkan Cita Rasa dan Sensasi Kopi Aceh

Asa Coffee, Tawarkan Cita Rasa dan Sensasi Kopi Aceh

BERBAGI
Gerai Asa Coffee di Jl.SR Syafiatuddin, Peunayong, Kota Banda Aceh. (Foto/Cut Nada)

” Varian yang ditawarkan Asa Coffee di antaranya, specialty, long berry, luwak, robusta, fullwash, wine, honey, dan varian lainnya “

________________

Hampir semua orang mengenal kopi. Salah satu varian minuman berwarna pekat terpopuler di dunia yang memiliki banyak penggemar. Kopi dikenal karena sensasi rasa dan aromanya yang khas.

Di Indonesia, jumlah penikmat kopi juga dilaporkan terus meningkat. Meski belum ada data statistik, namun secara kasat mata, terlihat dari semakin banyaknya usaha kedai kopi yang dibuka. Kedai, warung atau cafe yang menyediakan minuman kopi selalu ramai oleh pengunjung, di berbagai kota maupun daerah. Termasuk di Provinsi Aceh.

Geliat industri kopi tanah air yang cukup dikenal, salah satunya bersumber dari dataran tinggi Gayo, di Aceh, yang menjadi salah satu produsen terbesar di dalam negeri, Indonesia.

Di tengah pandemi COVID-19, menjadi tantangan tersendiri bagi para produsen kopi di provinsi paling ujung Pulau Sumatera ini. Tidaklah mudah bagi pelaku industri kopi untuk bisa tetap eksis. Namun demi mempertahankan nama besar kopi Aceh, para pengusaha di Aceh tetap macu semangatnya, berharap kondisi pasar kembali membaik.

Salah satu produsen kopi ada di Banda Aceh, yaitu Asa Coffee. Industri ini menjadi sentralnya produk kopi Aceh, yang berdiri sejak 2006. Berpusat di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Asa Coffee kini telah membuka cabang di Kota Banda Aceh, tepatnya di kawasan Peunayong, sejak dua tahun ini.

Iren, pengelola Asa Coffee, kepada Waspadaaceh.com yang mengunjungi lokasi itu di Peunayong, Rabu (27/01/2021), menjelaskan, sejak pandemi, Asa Coffee sempat tutup toko selama 3 bulan, pada tahun 2020. Sejak Januari 2021, Asa Coffee buka kembali.

”Sebelum pandemi Asa Coffee memiliki omset lumayan. Sedangkan selama pandemi COVID-19 omset menurun. Untuk meningkatkan pendapatan selama pandemi COVID-19, Asa Coffee akan membuka reseller perwakilan provinsi, targetnya 100 reseller,” Jelas Iren.

Para konsumen sedang memilih kopi kegemarannya di Asa Coffee, Peunayong, Banda Aceh. (Foto/Cut Nada)

Varian yang ditawarkan Asa Coffee di antaranya, specialty, long berry, luwak, robusta, fullwash, wine, honey, dan varian lainnya. Dia menyebutkan, di antara varian yang paling populer yaitu specialty. Peminat Arabika Gayo lebih mendominasi selama ini.

Iren menjelaskan banyak kopi yang diekspor ke luar negeri, seperti ke Jerman, Jepang, Australia, dan negara lain, cukup sering dilakukan sebelum adanya pandemi. Namun sejak adanya pandemi COVID-19, pengiriman kopi ke beberapa negara itu hanya terjadi dua hingga tiga kali.

Bagi pengunjung yang datang ke Asa Coffee tersebut, akan memperoleh layanan minum kopi gratis. Sambil menikmati kopi, pengunjung juga dapat melihat proses roasting kopi. Di tempat ini, Asa Coffee memiliki mesin pengolahan biji kopi, mulai dari roasting, grinding serta mesin kemasan produk.

Ingin menikmati sensasi kopi Aceh? Ayo berkunjung ke Asa Coffee di Jl.SR Safiatuddin Peunayong, Kota Banda Aceh. (Cut Nada)

BERBAGI