Beranda Wisata & Travel Pengrajin Anyaman Rotan di Aceh Besar Terancam Gulung Tikar

Pengrajin Anyaman Rotan di Aceh Besar Terancam Gulung Tikar

BERBAGI
Pengendara sepeda motor melintas di depan kios kerajinan ayaman rotan di Desa Lamgaboh Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Kamis (21/1/2021). Foto Mr Fanz

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Usaha anyaman rotan Desa Lamgaboh Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, terancam gulung tikar akibat pandemi COVID-19.

Aini, pengrajin dan penjual anyaman rotan di Desa Lamgaboh Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Kamis (21/1/2021), mengeluhkan semakin berkurangnya pembeli.

“Omzet menurun dibanding sebelum pandemi Covid-19. Sebelumnya penjualan bisa mencapai Rp1,5 juta per hari, kini sekarang di bawah Rp500 ribu saja,” kata Aini.

Menurut Aini, sebelum pandemi banyak wisatawan lokal dan mancanegara, seperti Malaysia. Namun, sejak wabah Covid-19 melanda, jangankan wisatawan mancanegara, turis lokal saja sepi.

Keluhan senada juga dikemukakan Mahdan, pengrajin dan penjual anyaman rotan lainnya. Ia mengaku semakin kurang bersemangat berjualan semenjak pandemi Covid-19 melanda. Sebab, omzet penjualan semakin turun.

“Pandemi Covid-19 membuat saya lesu karena sepinya pembeli. Omzet saya turun drastis. Sebelum Covid-19, penjualan per hari paling sedikit di atas Rp1 juta. Sekarang Rp300 ribu saja sulit,” tuturnya. (Fanz)

BERBAGI