Sepekan, 12 Ternak Warga di Bahorok Jadi “Santapan” Harimau Sumatra

    BERBAGI
    ILUSTRASI. Harimau Sumatera (HS). (Dcok/waspadaaceh)

    Medan (Waspada Aceh) – Dalam sepekan ini, 12 hewan ternak milik warga di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menjadi korban konflik dengan Harimau Sumatera (HS). Kejadian terakhir pada Sabtu (16/1/2021), ketika dua ekor ternak milik warga menjadi santapan HS.

    “Subuh tadi, (16/1/2021), ada dua ternak warga lembu yang diterkam HS. Itu di Dusun IV, Pulo Pisang, Simpang Lawang. Dua ternak milik warga,” kata Camat Bahorok, Dameka Putra Singarimbun, kepada Waspadaaceh.com, Sabtu (16/1/2021).

    Dameka mengatakan, dua ternak warga itu sudah ditangani oleh Tim dari BKSDA Sumut untuk dibuatkan kandang ternak warga. Tujuannya membuat jebakan HS biar masuk perangkap.

    “Rencana begitu. BKSDA yang buat kandang warga itu, biar bisa buat perangkap. Tapi banyak ternak juga yang lepas liar begitu, susah ditangkap HS sama tim itu. Karena kalau ada kandang, bisa pakai perangkap untuk menangkap HS,” ujarnya.

    Selain itu, kata Dameka, dalam sepekan ini, setiap tiga hari, ada HS yang menerkam ternak warga di kecamatan itu di beberapa dusun dan desa.

    “Total ada 12 ekor ternak warga yang kena. Jadi ini polanya berbeda, berpindah-pindah. Desa sebelah, lalu desa sebelahnya lagi. Begitu seterusnya,” ungkapnya.

    “BKSDA hanya membantu kandang ternak warga saja. Ditambah pemasangan perangkap. Kalau ganti rugi biasanya dari NGO,” tegasnya. (sulaiman achmad)

    BERBAGI