Beranda Aceh Serius Kembangkan KEK, Pemkab Aceh Jaya Gandeng PT.Trans Continent

Serius Kembangkan KEK, Pemkab Aceh Jaya Gandeng PT.Trans Continent

BERBAGI
Bupati Aceh Jaya, T Irfan TB, besama Manajer/CEO PT. Trans Continent, Ismail Rasyid, usai menandatangani MoU dalam rangka pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Kawasan Industri Terpadu (KIT) di kabupaten itu, Rabu (23/12/2020). (Foto/Zammil)

Calang (Waspada Aceh) – Untuk mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Kawasan Industri Terpadu (KIT), Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya menjalin kerjasama dengan PT. Trans Continent. Penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) berlangsung Aula Setdakab Aceh Jaya, Rabu (23/12/2020).

Pada Kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan dan pemaparan (ekspose) Dokumen studi kelayakan rencana pengembangan KEK dan KIT Barat Selatan Aceh.

Ketua KEK Aceh Jaya, Hendri Kusnadi, dalam presentasinya mengungkapkan, pelaksanaan penyusunan dokumen studi kelayakan tersebut bertujuan merencanakan pengembangan kawasan KEK dan KIT di Kabupaten Aceh Jaya.

Selain itu, lanjutnya, untuk memberikan analisis studi terhadap kondisi ekonomi dan finansial berdasarkan keunggulan dan potensi yang ada sebagai penunjang pembangunan daerah.

Dia menerangkan jika dokumen tersebut sebagai bagian dari syarat untuk diusulkan ke Dewan KEK Nasional agar Aceh Jaya menjadi bagian Kawasan Ekonomi Khusus dan KIT di Provinsi Aceh.

“Hari ini kita melihat hasil kajian UKM Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, terhadap kelayakan Kabupaten Aceh Jaya sebagai kabupaten bagian KEK Barat Selatan Aceh,” ujar Hendri.

Dia menambahkan, penandatanganan nota kesepahaman antara pemerintah Kabupaten Aceh Jaya dengan PT. Trans Continent sebagai upaya mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengelolan pelabuhan calang dan pengembangan kawasan industri.

“Kerjasama ini juga sebagai langkah keseriusan Pemkab Aceh Jaya dalam mengali potensi yang ada,” pungkasnya.

Sementara Manajer/CEO PT. Trans Continent, Ismail Rasyid, dalam presentasinya menyampaikan, di wilayah Pantai Barat Aceh sudah mempunyai beberapa fasilitas yang sangat bagus untuk pengembangan.

Menurutnya, selama ini baik secara nasional maupun secara provinsi, pembangunan itu belum begitu merata sehingga sumber daya yang ada belum maksimal.

“Saya melihat Kabupaten Aceh Jaya sudah maju karena fasilitas pelabuhan sudah ada, tinggal bagaimana pengembangannya saja,” ujar Ismail.

Ismail melanjutkan, pengembangan KEK dan KIT tidak berjalan tanpa sinergitas antara Pemkab, pengusaha dan masyarakat. Selain itu, kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh tiga hal utama, yaitu jalan, pelabuhan, dan bandara.

“Saya lihat hampir semuanya ada di rute pantai Barat Selatan Aceh, ini tergantung bagaimana saling mendukung antar kabupaten,” tuturnya.

Sementara itu Bupati Aceh Jaya, T Irfan TB, mengharapkan keterlibatan semua stakeholder Aceh Jaya dalam mendukung pengembangan KEK dan KIT di Aceh Jaya agar berjalan sebagaimana diharapkan.

“Kita harapkan di tahun 2021 tim bekerja dengan baik, agar segala upaya telah dikembangkan, berjalan lancar. Karena pihak perusahaan sudah serius, tinggal kita saja melakukan actionnya,” ujar bupati.

Tahun 2021, lanjut bupati, Pemerintah Aceh Jaya akan menjalankan sektor unggulannya yaitu komoditi nilam. Dia berharap PT. Trans Continent membantu pembangunan sentral nilam di Kecamatan Teunom dan Panga.

“Nilam pernah berjaya di Aceh Jaya. Kita akan kembangkan sektor tersebut agar kejayaan nilam akan kembali terulang di Aceh Jaya. Maka, kami mengharapkan bantuan PT Trans Continet untuk membangun sentral nilam di wilayah Teunom dan Panga,” tutupnya. (Zammil)

BERBAGI