Beranda Olahraga Sesi I Kejurprov Anggar Aceh, Tiga Daerah Berbagi Emas

Sesi I Kejurprov Anggar Aceh, Tiga Daerah Berbagi Emas

BERBAGI

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Tiga daerah, Banda Aceh, Aceh Besar dan Pidie, berbagi masing-masing satu medali emas pada sesi pertama Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Anggar Aceh yang berakhir di GOR KONI Aceh, Sabtu malam (29/11/2020).

Persaingan ketat pada laga olahraga pedang sesi pertama yang mempertandingkan nomor Sabel putra, putri dan nomor Floret putri, berlangsung dari pagi hingga malam. Banda Aceh unggul dalam perolehan medali, yakni satu emas, dua perak dan dua medali perunggu. Sedangkan Aceh Besar dan Pidie masing-masing cuma meraih satu medali emas.

Untuk sesi kedua akan digelar 5 Desember 2020 di GOR KONI Aceh, mempertandingkan nomo Degen putra, putri dan Floret putra.

Pada Sesi Pertama ini, medali emas Banda Aceh diraih Ummi Nadra di nomor Sabel. Medali emas Aceh Besar dipersembahkan Fitria dari nomor Floret. Sedangkan emas Pidie dihasilkan Indra Agus Setiawan di nomor Sabel putra.

Berikut peroleh medali emas, perak, perunggu masing -masing nomor dan kategori. Sabel Putri: Ummi Nadra (Banda Aceh), Elvanda Cantika Putri (Banda Aceh), Chandra Kirana (Abdya) dan Ulva Hayati (Abdya).

Emas, Perak, Perunggu Sabel Putra : Indra Agus Setiawan (Pidie), Saidi Nanda Mulkan (Aceh Utara), Husnul Yaqin Alfarisi (Aceh Utara) dan Ilmas (Abdya).

Emas, Perak, Perunggu Floret Putri : Fitria (Aceh Besar), Aqsha Fellisha Putri (Banda Aceh), Nayla (Banda Aceh) dan Qaysa (Banda Aceh).

Uji Kemampuan dan Rekrutmen

Ketua Umum Pengurus Provinsi Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Pengprov IKASI) Aceh, M Nasir Syamaun, bersama Ketua Panitia Kejurprov Anggar Aceh 2020, Husaini mengalungkan medali kepada para pemenang nomor Sabel putra, putri dan nomor Floret putri.

M Nasir menjelaskan, Kejurprov yang diikuti 120 atlet dari 12 pengurus anggar kabupaten/kota di Aceh dan para atlet Pelatda PON Papua, sengaja digelar dua sesi sesuai kondisi masa pandemi COVID-19.

“Sengaja kita desain dua sesi agar tidak terjadi penumpukkan dan kerumunan atlet atau peserta. Panitia dalam menggelar kejuaraan ini menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat,” ujar M Nasir yang juga Sekretaris Umum KONI Aceh iniĀ  .

Kata dia, Kejurprov yang dibuka Wakil Ketua Umum III Bidang Litbang KONI Aceh, Teuku Rayuan Sukma, Sabtu petang, sebagai ajang uji kemampuan atlet Pelatda PON Papua dan rekrutmen atlet untuk dipersiapkan ke Kejurnas 2021.

“Event yang diikuti para atlet senior, yunior dan kadet juga dijadikan ajang pemilihan seorang atlet usia 13-14 tahun untuk masuk sekolah khusus olahraga (SKO) Kemenpora RI, yang dimulai Januari 2021,” ujarnya. (Ria)

BERBAGI