Beranda Entertainment Hore! Masa AKB, Pemko Medan Kaji Buka Kembali Bioskop di Medan

Hore! Masa AKB, Pemko Medan Kaji Buka Kembali Bioskop di Medan

BERBAGI
Rapat pembahasan pembukaan kembali bioskop di Kota Medan (Waspadaaceh/istimewa)

Medan (Waspada Aceh) – Ada kabar baik, bagi pecinta film-film box office dan film nasional (dalam negeri) yang akan tayang di bioskop. Pemko Medan sedang mengkaji pembukaan kembali operasional bioskop yang ada di Kota Medan di masa pandemi COVID-19 dan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) ini.

“Masih dalam kajian, kemarin, Kamis (19/11/2020) baru rapat pembahasan rencana operasional pembukaan bioskop lagi di masa AKB ini. Sedang dibahas,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Agus Suriyono, kepada Waspadaaceh.com, Jumat (20/11/2020).

Agus mengatakan rapat digelar di Kantor Wali Kota Medan dipimpin oleh Asisten Umum Setdakota Medan, Renward Parapat. Dalam rapat itu juga dihadiri pelaku usaha biskop di Kota Medan, salah satunya pengusaha studio XXI.

“Perlu izin pembukaan. Karena sejak pandemi COVID-19, bioskop ditutup karena berpotensi menularkan virus Corona. Bioskop berada dalam ruang tertutup,” ujarnya.

Agus juga menilai sebenarnya tidak ada halangan untuk membuka setiap usaha di tengah pandemi COVID-19. Namun, para pelaku usaha harus tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai yang tertera dalam Perwal Medan No 27 Tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru pada masa pandemi COVID-19 di Kota Medan.

“Di dalam Perwal sudah tertera mengenai sistem pengelolaan bagi para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya. Dengan begitu, aturan-aturan yang ada dalam Perwal harus dijadikan sebagai pedoman dalam membuka usahanya kembali pada masa pandemi COVID-19 ini,” kata Agus.

Di tempat terpisah, Jubir Satgas COVID-19 Kota Medan, Mardohar Tambunan menambahkan, terkait izin, masih dalam pembahasan dan tinjauan Tim Satgas.

“Perlu kajian lagi. Jika pun dibuka, perlu adanya pembatasan penonton yang masuk ke dalam ruang bioskop. Kemudian seperti pembelian tiket dan pembayaran harus online untuk membatasi kontak fisik. Ini semua masih kita kaji bersama Dinas Pariwisata Medan,” jelasnya. (sulaiman achmad)

BERBAGI