Beranda Teknologi Pakar Komunikasi: Lark Aplikasi Meeting Online di Tengah Pandemi

Pakar Komunikasi: Lark Aplikasi Meeting Online di Tengah Pandemi

BERBAGI

Medan (Waspada Aceh) – Di tengah pandemi COVID-19, penguasaan teknologi digital memberikan tantangan baru untuk mengembangkan bisnis perusahaan di seluruh Indonesia, termasuk di Medan. Apalagi kondisi saat ini memberi pilihan pembatasan interaksi fisik, maka aplikasi digital untuk meeting online hingga webinar menjadi salah satu solusinya.

Peneliti Sosial Komunikasi yang juga dosen dan peneliti tetap Program Vokasi Humas Universitas Indonesia (UI), DR Devie Rahmawati, meyakini bahwa penerapan teknologi akan menjadi sebuah kebiasaan baru. Menurutnya, hal ini tidak hanya menyasar pada industri menengah ke atas, tapi juga menjangkau UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) dalam berbagai sektor.

“Transformasi digital tak boleh dianggap sebagai momok yang menakutkan, melainkan kekuatan untuk maju. Karena akan memberikan peluang bagi sebuah perusahaan untuk dapat bergerak lebih cepat dan produktif,” kata Devie dalam paparan webinarnya melalui perkenalan aplikasi meeting online Lark, yang diikuti puluhan wartawan dari Medan, Kamis (5/11/2020).

Outputnya, lanjut Devie, transformasi digital harus mampu meningkatkan produktivitas apalagi di tengah pandemi Corona saat ini. Kinerja pegawai menjadi lebih efektif dan efisien. Seperti kemampuan untuk berkerja di manapun dan kapan pun, serta meningkatnya proses komunikasi, dan kolaborasi, ucap Devie.

Devie mengatakan, dari data Kementerian Perindustrian RI menyatakan bahwa penerapan teknologi digital merupakan hal yang penting dalam memasuki era Industri 4.0. Dengan memaksimalkan teknologi digital, Indonesia akan memiliki potensi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan mencapai USD 150 miliar pada tahun 2025.

Dia menjelaskan. produktivitas dan efisiensi kerja perlu didukung dengan proses komunikasi dan kolaborasi yang baik antar pekerja sehingga tidak terjadi kesenjangan komunikasi. Perusahaan juga dapat mempertahankan serta meningkatkan kinerja bisnis.

“Untuk dapat mencapai hal ini, perusahaan perlu menerapkan dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam ruang lingkup tempat kerja dan cara bekerja. Sehingga mampu menjembatani seluruh hal yang dibutuhkan untuk tetap produktif. Apalagi, pada situasi pandemi COVID-19 saat ini di mana perusahaan perlu melakukan pembatasan kehadiran karyawan atau penerapan bekerja dari rumah,” lanjutnya.

Sementara itu Senior Professional Service Consultant Lark, Suryanto Lee, mengtakan, Lark, merupakan patform kolaborasi dengan berbagai fitur yang terintegrasi. Hal ini akan menjadi keunggulan karena pengguna dapat mengerjakan berbagai macam hal. Mulai dari membuat dan mengedit dokumen, menerima email, mengirimkan pesan, mengelola agenda, hingga menelepon, serta melakukan video conference. Dan salah satu faktor terpenting, adalah kemudahan untuk dioperasikan oleh berbagai rentang usia.

Lee mengatakan, Lark diciptakan untuk membantu perusahaan agar tetap produktif. Lark menyediakan berbagai fitur seperti Messenger, Video Conference, Docs & Sheets, Penyimpanan Cloud, Kalender, Mail yang terintegrasi, serta fitur real-time translation dalam beberapa pilihan bahasa. Seperti, Bahasa Indonesia, China, Korea, Jepang, Prancis, Portugis Brasil, Jerman, Hindi, Italia, Rusia, Spanyol, Thailand, dan Vietnam.

Lark, kata dia, tersedia dalam versi website yang dapat diakses di Windows, dan MAC, serta versi aplikasi untuk Android dan IOS dalam 11 bahasa tampilan, termasuk Bahasa Indonesia.

“Salah satu hal penting yang dimiliki Lark adalah fitur yang terintegrasi, dengan demikian segala pekerjaan dapat dilakukan dalam satu platform. Di samping itu, dengan user interface yang mudah menjadikan Lark dapat digunakan oleh segala usia,” tutup Suryanto Lee. (sulaiman achmad)

BERBAGI