Beranda Parlementaria Terkini Airlangga Umrohkan Ustadz Zaid, Korban Penusukan Saat Ceramah Maulid

Airlangga Umrohkan Ustadz Zaid, Korban Penusukan Saat Ceramah Maulid

BERBAGI
Ketua DPD II Golkar Kabupaten Aceh Tenggara, M. Salim Fakhri didampingi Sekjen Golkar Agara, Deni Febrian Roza, mengunjungi lediaman ustadz M. Zaid, korban penusukan saat mengisi ceramah Maulid Nabi. Ketum Golkar, Airlangga Hartarto, memberi hadiah memberangkatkan Umroh kepada Muhammad Zaid. (Foto/Sopian)

Kutacane (Waspada Aceh) – Ungkapan prihatin mendalam disampaikan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, atas penusukan ustadz Muhammad Zaid, ketika mememberi ceramah pada Maulid Nabi di Masjid Al- Husna Desa Kandang Belang, Kabupaten Aceh Tenggara, beberapa hari lalu.

Airlangga mengutuk keras insiden tersebut, dan dia berharap agar pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku. “Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi terhadap ustadz-ustadz yang lain,” kata Airlangga sebagaimana disampaikan Ketua DPD II Golkar Aceh Tenggara, M.Salim Fakhri di Kutacane, Senin (2/11/2020).

Salim Fakhri yang juga Anggota DPR RI daerah pemilihan Aceh I, saat mengunjungi kediaman ustadz Zaid di Desa Kuta Galuh Kecamatan Lawe Bulan, Aceh Tenggara, didampingi Ketua DPRK Aceh Tenggara, Denny Febrian Roza. Denny juga tercatat sebagai Sekretaris DPD II Partai Golkar Aceh Tenggara.

Selain uangkapan prihatin atas insiden yang menimpa ustadz Zaid, Airlangga juga berkomitmen memberangkatkan ustadz korban penusukan tersebut untuk melaksanakan ibadah Umroh ke Tanah Suci Makkah.

Berita Terkait: Seorang Pria Tusuk Ustadz di Agara Saat Isi Ceramah Maulid Nabi

Komitmen pemberangkatan ibadah Umroh untuk ustadz Muhammad Zaid disampaikan saat itu juga oleh Airlangga melalui M.Salim Fakhri.

Sementara itu, ustadz Muhammad Zaid menaruh rasa hormat dan terharu atas ungkapan simpati dan prihatin pimpinan Golkar pusat tersebut. Zaid mengucapkan terima kasih atas segala bantuan yang diberikan.

Ustadz Zaid juga berharap, setelah sembuh nantinya, berniat untuk berjumpa dengan pelaku. Zaid akan memaafkan pelaku, sebagai silaturrahmi. “Tulus dan Ikhlas. Untuk proses hukumnya biarlah dijalani pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Muhammad Zaid mengatakan, pemberian untuk pemberangkatan ibadah Umroh dari Airlangga sudah dia terima, dan untuk itu dia mengucapkan terimakasih. Namun ustadz Zaid akan menyerahkan hadiah Umroh itu kepada ibundanya.

Sebagaimana laporan sebelumnya, ustadz Muhammad Zaid, 37, tiba-tiba ditusuk, persis saat dia sedang menyampaikan tausiyah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis malam (29/10/2020).

Insiden itu terjadi di Masjid Al- Husna Desa Kanang Belang Mandiri Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara, kata Kapolres AKBP Wanito Eko Sulistyo, dalam konferensi pers di Mapolres Aceh Tenggara di Kutacane, Jumat (30/10/2020).

Ketika itu korban sedang menyampaikan ceramahnya, tiba- tiba pelaku berinisial MA, 30, yang bekas anggota polisi, masuk dari jendala masjid, dan langsung menganiaya ustadz Muhammad Zaid, dengan menggunakan sebilah pisau. Korban sempat membela diri, menangkis tusukan dengan tangannya.

Namun sabetan pisau tetap mengenai tangan dan leher korban sehingga terluka parah. Warga bersama petugas langsung melarikan korban ke rumah sakit Nurul Hasanah untuk menjalani perawatan secara intensif. (Sopian)

BERBAGI