Perwal Efektif, Kasus COVID-19 Banda Aceh Menurun Drastis

    BERBAGI

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Angka korban virus Corona di Kota Banda Aceh dilaporkan menurun drastis paska diberlakukan Peraturan Wali Kota No.51 2020, tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.

    “Alhamdulillah, dalam seminggu terakhir, jumlah warga yang terpapar COVID-19 trend nya terus turun,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Lukman, yang dihubungi Waspadaaceh.com, Sabtu (17/10/2020).

    Dia menyebutkan, rata rata warga korban COVID-19 di Banda Aceh 30 an orang/hari dan sekarang turun menjadi 10 an orang/hari. ” Ada juga waktu tertentu angka korban zero,” ujar Lukman.

    .

    Data COVID-19 di Dinkes Kota Banda Aceh sejak Maret hingga 17 Oktober 2020 jumlah yang terkonfirmasi positif Corona sebanyak 1.839 orang. Dinyatakan sembuh 1.403 orang atau 76,3 persen, sedang angka kematian a

    Kadinkes Banda Aceh, Lukman, SKM, Kes. (Foto/Ist)

    tau meninggal 64 orang atau 3,5 persen.

    “Saat ini pasien dalam isolasi mandiri sebanyak 372 orang,” jelasnya.

    Kadinkes Banda Aceh ini selanjutnya membandingkan jumlah pasien yang terpapar virus Corona dan sudah sembuh di tingkat provinsi, yakni 63 persen untuk Provinsi Aceh, dan Banda Aceh tingkat kesembuhan 76,3 persen dan nasional 78 persen.

    Ditanya korban dari tenaga kesehatan, Lukman menyebut, ada 55 orang yang sempat terjangkit virus Corona. Mereka terdiri tenaga kesehatan di Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh. Untuk tenaga kesehatan ini semuanya baik-baik saja dan tidak ada yang meninggal.

    Adapun fasilitas kesehatan, selain RSU Meuraxa dan RSU Zainal Abidin, Pemko Banda Aceh juga menyewa RS Cut Meutia. Di RS swasta ini dikhususkan tempat isolasi mandiri untuk warga kota yang tidak memenuhi syarat dirawat di rumah.

    “Ada 50 bed atau tempat tidur,” ujarnya.

    Dalam kesempatan itu, Kadinkes Banda Aceh, Lukman, SKM, Kes menyatakan, untuk meminimalisir jumlah korban COVID-19, pihaknya tidak henti hentinya mengimbau kepada warga kota untuk selalu patuh kepada protokol kesehatan.

    “Meski trendnya terus menurun, jangan anggap aman. Bagi petugas kesehatan tetap mengenakan APD lengkap saat bertugas,” katanya.

    Selanjutnya, dia mengimbau bagi warga yang sempat kontak dengan korban yang terkonfirmasi positif, harus mau diswab untuk memutuskan mata rantai virus Corona. (aldin nainggolan)

    BERBAGI