Beranda Nasional Belum Reda, Demo Tolak UU Cipta Kerja Masih Marak Hingga Besok

Belum Reda, Demo Tolak UU Cipta Kerja Masih Marak Hingga Besok

BERBAGI
Massa yang melakukan demonstrasi menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di Jakarta. (foto/agung)

Jakarta (Waspada Aceh) – Massa buruh Rabu siang tadi (14/10/2020), kembali berunjuk rasa menolak Omnibus Law Cipta Kerja. Mereka memadati kawasan Patung Kuda, di Jakarta Pusat.

Sementara itu Kamis besok (15/10/2020), giliran Gerakan Buruh Jakarta (GBJ) dilaporkan akan melakukan aksi demo menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Sebelumnya massa melakukan aksi longmarch sehingga menyebabkan lalu lintas di sekitarnya padat merayap. Buruh awalnya berkumpul di sekitar Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, kemudian mereka berjalan menuju kawasan Patung Kuda.

Pantauan jurnalis Waspadaaceh.com, Rabu siang (14/10/2020) di lokasi, beberapa orang tampak memimpin aksi longmarch yang diikuti ratusan orang ini. Para demonstran mengibarkan bendera merah putih, membawa spanduk dan poster yang berisi tuntutan mereka, menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Walau aparat kepolisian sejak awal telah mengatur lalulintas, namun kepadatan tak bisa dihindari. Bahkan di beberapa titik sempat terjadi kemacetan. Ratusan polisi juga terlihat melakukan penjagaan cukup ketat aksi demonstrasi tersebut. Sempat terjadi kericuhan, namun kemudian situasi bisa dikendalikan.

Besok Buruh Jakarta Aksi

Kamis besok (15/10/2020), Gerakan Buruh Jakarta (GBJ) dilaporkan akanĀ  melakukan aksi demo menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Gerakan Buruh Jakarta terdiri atas aliansi serikat pekerja/buruh yang berkedudukan di Jakarta.

Koordinator lapangan GBJ, Supardi, mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan surat pemberitahuan kepada Polda Metro Jaya, perihal haksi mereka besok.

Massa terlebih dahulu akan berkumpul di lima titik lokasi, yakni kawasan industri Pulogadung, kawasan industri KBN Cakung, kawasan industri KBN Marunda, flyover Pasar Rebo, dan Waduk Pluit.

Supardi mengatakan aksi akan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB setiap harinya hingga beberapa hari ke depan. Massa akan melakukan orasi dan mimbar bebas.

Aksi demostrasi menolak UU Cipta Kerja, sehari sebelumnya juga dilakukan oleh berbagai kelompok Ormas dari GNPF Ulama, FPI, PA 212 dan ormas lainnya. (agung)

BERBAGI