Beranda Aceh 6 Tenaga Medis RSU PT Arun Jalani Isolasi Mandiri, Ini Sebabnya

6 Tenaga Medis RSU PT Arun Jalani Isolasi Mandiri, Ini Sebabnya

BERBAGI
Petugas medis Rumah Sakit Umum Cut Meutia Aceh Utara, akan mengantar jenazah almarhum CR ke rumah duka menggunakan mobil ambulance. (Foto/Ist).

Lhokseumawe (Waspada Aceh) – sedikitnya enam tenaga medis di Rumah Sakit PT Arun, Lhokseumawe, terpaksa harus jalani isolasi mandiri di rumah, karena para petugas medis sempat merawat salah seorang pasien AB, 65, yang meninggal dunia terkonfirmasi positif COVID-19, setelah dibawa pulang ke rumah duka, Sabtu pagi (26/9/2020).

Penanggungjawab Rumah Sakit PT Arun, dr Rizalul, kepada sejumlah wartawan mengatakan, pasien tersebut masuk ke rumah sakit sekitar pukul 09.00 WIB dengan gejala sesak nafas. Tak lama mendapatkan pewatan, pasien meninggal dunia.

“Awalnya, tidak mengatahui pasien itu terkonfirmasi positif Corona. Setelah satu jam jenazah dibawa pulang, baru mendapat informasi dari Dinas Kesehatan Aceh Utara bahwa AB positif COVID-19. Maka tenaga medis yang melakukan kontak dengan AB, diminta untuk isolasi mandiri,” terangnya.

Disebutkan, meskipun AB positif Corona, saat melakukan penangganan, semua tenaga medis tetap menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai protokol kesehatan.

“Pasien sebelum meninggal sempat mendapat tindakan awal di IGD, kemudian dibawa ke ruang Intensive Care Unit (ICU). Baru 15 menit berada di ruang tersebut pasien meninggal dunia sekitar pukul 10.50 WIB. Berselang satu jam, pihaknya baru mendapat informasi bahwa AB positif COVID-19,” ujarnya.

Seorang IRT di Aceh Utara meninggal terpapar Corona

Sementara itu pasien, seorang ibu rumah tangga berisial CR, 50, asal Kecamatan Syamtalira Aron Aceh Utara, dilaporkan meninggal akibat terpapar COVID-19.

Ibu rumah tangga tersebut mengembus nafas terakhir di ruang RICU Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara, Jumat malam (25/9/2020) sekitar pukul 21.00 WIB.

Direktur RSUCM, drg Nurhaida, melalui Humas Jalaluddin menyebutkan, ibu rumah tangga dinyatakan positif Corona berdasarkan hasil swab. Pasien sempat dirawat selama satu hari di ruang RICU, dan sebelumnya memiliki riwayat penyakit demam dan sesak.

“Jenazah almarhum langsung diantar oleh petugas menggunakan mobil ambulance RSUCM dan diserahkan kepada Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Aceh Utara. CR merupakan pasien ke 10 yang meninggal di RSUCM, akibat terpapar COVID-19,” pungkasnya. (riri)

BERBAGI