Dokter Positif COVID-19 di Pidie Bertambah

    BERBAGI
    Semprot
    Direktur RSUD Tgk Chik Ditiro, Sigli, Kabupaten Pidie, dr Muhammad Yassir, SpAn, saat melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan RSUD setempat, beberapa waktu lalu. (Waspada/Muhammad Riza)

    Sigli (Waspada Aceh) – Kondisi Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh, kian mengkhawatirkan karena tingkat penularan COVID-19 terus meningkat.

    Berdasarkan data diperoleh Waspada, di RSUD Tgk Chik Ditiro, Sigli, Kabupaten Pidie, Senin (21/9/2020), dalam beberapa hari terakhir ini, sebanyak tujuh orang tenaga medis di RSUD Tgk Chik Ditiro, dilaporkan terpapar virus Corona.

    Dengan rincian, enam orang perawat dan satu dokter spesialis. Dua orang dilaporkan sudah turun hasil swab terkonfirmasi positif COVID-19. Mereka adalah, satu orang dokter spesialis dan satunya lagi perawat.

    Sebelumnya, sebanyak lima dokter di RSUD Tgk Chik Ditiro, Sigli, terkonfirmasi positif COVID-19. Kemudian kelimanya setelah menjalani perawatan dilaporkan sembuh.

    Direktur RSUD Tgk Chik Ditiro, Sigli, Kabupaten Pidie, dr Muhammad Yassir, membenarkan informasi tersebut. Kata dia, dari tujuh tenaga medis yang sebelumnya mengalami gejala terpapar COVID-19, dua diantaranya terkonfirmasi positif COVID-19.

    Sedangkan lima orang lagi saat ini masih menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Tgk Chik Ditiro, sambil menunggu hasil swab test turun. Dua orang tenaga medis yang terkonfirmasi positif COVID-19 terdiri dari satu perawat dan satu dokter spesialis.

    “ Perawat, beliau memilih menjalani isolasi mandiri, dan yang dokter spesialis saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD dr Zainoel Abidin Banda Aceh,” katanya.

    Pasien Reaktif Meninggal

    Sementara itu, sebut dr Muhammad Yassir, satu pasien dengan gejala COVID-19 meninggal dunia. Pasien wanita itu masuk ke IGD RSUD Tgk Chik Ditiro, Minggu (20/9/2020) sekira pukul 14:10 WIB, dengan gejala sesak nafas dan batuk selama tiga hari. Pasien ini juga memiliki riwayat diabetes.

    “Pasien ini berdasarkan Rapid Test anti bodi reaktif. Meski hasil swab belum keluar. Almarhummah sudah dikebumikan oleh pihak keluarga dengan penerapan protokol kesehatan COVID-19,” tandasnya (b06)

    BERBAGI