Beranda Sumut Istri Ketua PN Medan Meninggal, 37 Pegawai Terpapar Corona

Istri Ketua PN Medan Meninggal, 37 Pegawai Terpapar Corona

BERBAGI
ILUSTRASI. (Foto/Ist)

Medan (Waspada Aceh) – Kasus positif COVID-19 di PN Medan, Sumatera Utara, semakin mengkhawatirkan setelah 37 pegawainya diketahui positif. Sedangkan Rahmi Sutio, istri Ketua PN Medan, Sutio Jumagi Akhirno, dilaporkan meninggal dunia pada Minggu sore (13/9/2020).

Informasi yang dihimpun Waspadaaceh.com, almarhumah Rahmi meninggal dunia di RS Royal Prima Medan, dengan status suspek dan sedang menjalani isolasi selama 3 pekan. Sebelum ini, sang suami, Ketua PN Medan, dilaporkan positif Corona atau COVID-19.

“Coba ke Gugus Tugas Medan ya. Saya belum konfirm. Saat ini tidak ada lagi istilah PDP, tapi suspek. Karena kita sedang ke tahap pemulihan,” kata Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumut, dr Aris Yudhariansyah, kepada waspadaaceh.com.

Sementara itu, Humas PN Medan, Imanuel Tarigan, menyatakan PN Medan berduka atas meninggalnya Rahmi Sutio, istri Ketua PN Medan. Kapan dikebumikan, dia belum mengetahui karena masih belum mendapat informasi.

PN Medan beberapa waktu belakangan heboh dengan kabar ketika Ketua PN Medan, Sutio Jumagi Akhirno, dinyatakan positif COVID-19. Usai kasus itu, seluruh hakim, panitera hingga ASN termasuk security menjalani swab test. Apalagi, satu hakim PN Medan, Somadi kemudian meninggal dunia berstatus suspek di RS Royal Prima Medan.

Imanuel Tarigan menjelaskan, dari hasil test swab kedua yang keluar pada Jumat lalu (4/9/2020), terdapat 37 orang dari 81 orang dinyatakan positif COVID-19. “Ada hakim, pegawai dan honorer,” jelasnya.

Dia menuturkan bahwa 37 orang yang positif COVID-19 telah melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Akibat menyebarnya virus ini di PN Medan, pihaknya memperpanjang WFH mulai dari 14 – 18 September 2020. (sulaiman achmad)

BERBAGI