Beranda Info Aceh Jaya Bupati Aceh Jaya Serahkan Kendaraan Dinas untuk 16 Keuchik

Bupati Aceh Jaya Serahkan Kendaraan Dinas untuk 16 Keuchik

BERBAGI
Bupati Aceh Jaya, T Irfan TB, menyerahkan kendaraan dinas keuchik (kepala desa) di halaman kantor Camat Teunom, Rabu (19/8/2020). (Foto/Zammil)

Calang (Waspada Aceh) – Sebanyak 16 keuchik (kepala desa) dalam Kecamatan Teunom menerima kendaraan operasional layanan masyarakat di masing-masing desa, berupa kendaraan bermotor roda dua jenis Honda Vario dari Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya.

Penyerahan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Aceh Jaya, T Irfan TB didampingi Sekretaris Daerahm Mustafa, Kepala BPMPKB, T. Reza Fahlevi, Kepala BKPSDM Aceh Jaya serta instansi terkait lainnya, di halaman kantor Camat Teunom, Rabu (19/8/2020)

Usai penyerahan, Bupati Aceh Jaya T. Irfan TB mengungkapkan, pemberian kendaraan dinas kepada para keuchik (kepala desa) ini bertujuan sebagai penunjang pelaksanaan tugas desa dalam rangka melayani masyarakat supaya berjalan  lancar dan optimal.

“Kita berharap, dengan adanya kendaraan dinas ini, keuchik dapat melaksanakan tugas-tugas pemerintahan desa dengan lancar,” ujar Irfan.

Kepada para keuchik, Bupati Irfan mengimbau agar kendaraan tersebut tidak disalahgunakan. Kendaraan tersebut agar digunakan untuk keperluan aktifitas berbasis kebutuhan dan keperluan desa.

“Keuchik harus merawat kendaraan ini. Dijaga dengan baik. Jangan seperti kendaraan operasional keuchik yang sebelumnya, di saat dikembalikan, ada yang tinggal rangka. Kondisi seperti ini jangan sampai terulang lagi,” tegas Irfan

Oleh karena itu, tambahnya, kedepannya akan dilakukan evaluasi terhadap kondisi kendaraan tersebut. Sehingga, akan diketahui kondisi kendaraan secara menyeluruh.

Irfan TB menerangkan, kendaraan tersebut bukanlah hak milik pribadi keuchik. Pengadaan kendaraan tersebut bersumber dari dana desa. Maka, setiap warga juga berhak mengawasi kendaraan tersebut sejauh dibenarkan dalam ketentuan yang berlaku.

“Jadi, untuk ke depan para keuchik tidak lagi beralasan terhambat sarana transportasi,” pungkasnya. (Zammil).

BERBAGI