Perketat Perbatasan, Pejalan Kaki dan Sepmor Tetap Diperiksa

    BERBAGI
    Kepala BPBD Aceh Tamiang, Syahri, bersama Kapolres dan Dandim 0117/ Aceh Tamiang ketika memberikan keterangan pers dalam rangka menjalankan surat perintah Gubernur Aceh tentang pengetatan pemeriksaan perbatasan Aceh - Sumut. (Foto/Yusri)

    Kualasimpang (Waspada Aceh) – Dalam pelaksanaan pencegahan penyebaran COVID -19, Tim Pos Gugus Tugas Perbatasan Aceh – Sumatera Utara, tidak hanya memeriksa pengendara dan penumpang mobil, tapi juga akan tetap melakukan pemeriksaan terhadap para pejalan kaki dan pengguna sepeda motor yang akan masuk ke Aceh.

    “Jadi, pemeriksaan bukan hanya masyarakat yang melintas dengan menggunakan kenderaan mobil pribadi dan bus umum, ” kata Kepala BPBD Aceh Tamiang, Syahri, yang juga menjabat Sekretaris Tim Gugus Tugas COVID – 19 dalam temu pers, Rabu (12/8/2020) di kantor BPBD Aceh Tamiang.

    Pada acara yang juga dihadiri Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Ari Lasta Irawan, serta Dandim 0117/ Aceh Tamiang, Letkol Cpn Yusuf Adi Puruhita, Kepala BPBD itu menambahkan, jumlah personel yang diterjunkan mencapai 60 orang untuk tiga shif.

    “Para petugas melibatkan unsur kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, personel BPBD dan beberapa unsur terkait lainnya.  Penerapan perketatan pemeriksaan pos COVID -19 akan dilaksanakan Kamis besok,” tegas Syahri.

    Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Ari Lasta Irawan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan, pihaknya mendukung sepenuhnya program ini dan nantinya akan menempatkan personel pada titik – titik atau jalur tikus yang biasanya dilalui oleh masyarakat pengguna jalan.

    ” Perbatasan Aceh – Sumut ini memang perbatasan Aceh, bahkan kita menjaga Aceh secara umum dan perbatasan itu berada di Aceh Tamiang, ” ujar AKBP Ari Lasta seraya mengatakan, kebijakannya dari tingkat provinsi, sedang daerah menjalankan operasionalnya.

    Lanjutnya, untuk sekarang ini, di tingkat kabupaten masih sanggup melaksanakannya dan personel juga masih cukup. ” Karena itu diharapkan dukungan semua elemen masyarakat. Jadi pencegahan virus COVID -19 harus sama – sama kita jaga,” harap AKBP Ari Lasta.

    Hal senada juga disampaikan Dandim 0117/ Aceh Tamiang, Letkol Cpn M. Yusuf Adi Puruhita. Dia mengatakan, pihaknya sudah menginstruksikan kepada jajarannya dan para Babinsa untuk memantau semua jalur – jalur tikus yang memungkinkan bisa dilalui pengguna jalan. Termasuk jalur pesisir pantai,” tegas Dandim. (b15).

    BERBAGI