Beranda Sumut Diduga “Kencing” di Jalan, Sopir Mobil Tangki yang Meledak di Marelan Buron

Diduga “Kencing” di Jalan, Sopir Mobil Tangki yang Meledak di Marelan Buron

BERBAGI
Truk tangki pengangkut BBM milik Pertamina yang terbakar dan meledak, sementara sebuah pick up mengangkut tong BBM di sebelahnya juga turut hangus terbakar. (Foto/sulaiman achmad)

Medan (Waspada Aceh) – PT Pertamina Marketing Operation Regional (MOR) I mempublikasikan hasil investigasi atas kasus meledaknya mobil tangki mengangkut BBM jenis Pertalite 24 KL, yang terjadi di Jalan Titi Pahlawan, Marelan, pada Kamis pekan lalu.

Hasilnya, tim investigasi menemukan truk tangki sedang melakukan penyelewengan berupa “kencing” atau mengurangi dan menurunkan muatan BBM secara ilegal di pinggir jalan, di mana mobil tangki itu kemudian terbakar dan meledak.

Hasil itu disampaikan Unit Manager Communication and Relation (Comrel) PT Pertamina MOR I Roby Hervindo, Selasa pagi ini (11/8/2020), melalui keterangan resmi tertulis. Roby mengatakan bahwa investigasi itu mencakup pemeriksaan internal terhadap armada armada mobil tangki BK 9229 CN yang terbakar dan meledak.

“Terhadap indikasi tindak penyelewengan dalam penyaluran BBM, dari hasil pemeriksaan internal ditemukan bahwa awak mobil tangki (AMT) BK 9229 CN melakukan tindak penyelewengan ‘kencing’ BBM,” kata Roby kepada wartawan.

Roby mengatakan, pihak Elnusa Petrofin selaku pengelola armada juga telah melaporkan hasil pemeriksaan internal kepada pihak kepolisian. Apalagi, sampai saat ini sopir dan awak mobil tangki masih buron.

“Saat ini, kedua AMT yang mengawaki mobil tangki tersebut tidak bisa ditemui di kediamannya. Diindikasikan keduanya kabur. Elnusa terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk mencari kedua terduga pelaku,” jelasnya.

Sebagaimana berita waspadaaceh.com sebelumnya, truk tangki milik PT Pertamina BK 9229 CN yang bermuatan 24 KL Pertalite meledak tiga kali di Jalan Titi Pahlawan, Medan Marelan, Kota Medan siang ini, Kamis (6/8/2020). Mobil yang membawa muatan itu terbakar diduga sedang “kencing” ke mobil pick up yang sudah menunggu di pinggir jalan.

Pantauan waspadaaceh.com di lokasi, sejumlah warga menyatakan sebelum meledak, truk tangki itu diduga sedang kencing atau menurunkan secara ilegal BBM dari dalam truk tangki ke pick up yang berada di sebelahnya.

Truk tangki ini sudah terparkir cukup lama di pinggir jalan sebelum meledak. Di sebelahnya terlihat pick up yang membawa tong dan penampungan minyak. Sopir diduga menurunkan atau kencing ke pick up tersebut. Saat truk tangki terbakar, sopir langsung melarikan diri dan meninggalkan kernet yang terkena api. Mobil pick up itu juga ikut terbakar.

Dalam penjelasannya, PT Pertamina MOR I pada Rabu, 6 Agustus 2020 sekitar pukul 12.45 WIB, terjadi insiden terbakarnya mobil tangki (MT) nopol BK 9229 CN.

Insiden terjadi di Jl. Titi Pahlawan Paya Pasir Pasar Lima Kecamatan Medan Marelan. Mobil tangki mengangkut produk Pertalite sebanyak 24 kilo liter (KL) dengan tujuan SPBU 14.203.199 di Jalan Jamin Ginting.(sulaiman achmad)

BERBAGI