IDI: dr Andhika Kesuma, Dokter ke-9 di Sumut Gugur Akibat COVID-19

    BERBAGI
    dr Andhika Kesuma Putra, SpP(K), merupakan dokter kesembilan di Provinsi Sumatera Utara dan dokter kelima di Kota Medanm yang gugur akibat terpapar Corona. (Foto/Ist)

    Medan (Waspada Aceh) – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat sudah 72 dokter gugur di tanah air akibat terpapar COVID-19. Untuk dr Andhika Kesuma Putra, SpP(K), merupakan dokter kesembilan di Provinsi Sumatera Utara dan dokter kelima di Kota Medanm yang gugur akibat terpapar Corona.

    Ketua IDI Cabang Medan, dr Wijaya Juwarna, Sp-THT-KL, Sabtu (1/7/2020), mengatakan, dari IDI Cabang Medan yang gugur antara lain dr.Ucok Martin SpP, dr Irsan Nofi Hardi Nara Lubis, SpS, dr Anna Mari Ulina Bukit, dr Aldreyn Asman Aboet, SpAN, KIC, dan juga dr Andika Kesuma Putra, SpP (K).

    Selain itu, ada juga empat orang dokter lainnya yang meninggal karena COVID-19 ini, yakni dr Herwanto, SpB dari IDI Kisaran, dr Maya Norismal Pasaribu dari IDI Labuhanbatu Utara, dr M Hatta Lubis, SpPD dari IDI Padang Sidimpuan, dan dr H.Muhammad Arifin Sinaga, MAP dari IDI Langkat.

    Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Sumut, dr Aris Yudhariansyah, yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut menambahkan, dr Andhika meninggal dunia murni karena COVID-19 dan tanpa penyakit penyerta.

    “Murni COVID-19. Jadi apa masih adakah yang bilang COVID-19 ini hoaks?,” ujarnya.

    Sebagaimana diketahui, dr Andika Kesuma Putra meninggal dunia di RS Columbia, Sabtu (1/8/2020) pukul 11.10 WIB, setelah menjalani perawatan selama sekitar 2 minggu. Terhadap jenazah dokter muda spesialis paru, lulusan Fakultas Kedokteran USU ini, kemudian dilakukan pemulasaran jenazah sesuai protokol COVID-19.

    Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, dr Alwi Mujahit, menjelaskan dr Andika Kesuma Putra merupakan salah satu dokter yang menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien COVID-19.

    “Ada tiga dokter yang terlibat langsung penanganan COVID-19 yang meninggal, salah satunya adalah dr Andika Kesuma,” jelasnya.

    Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Medan, dr Wijaya Juwarna, Sp-THT-KL mengatakan dr Andika termasuk generasi emasnya dokter spesialis paru di Sumut. Dr.Andika Kesuma lahir di Padang, 19 Januari 1984.

    “Adik saya itu, junior kita yang juga aktivis di kampus. Sudah konsultan di usia yang muda, dia juga menangani pasien COVID-19 langsung di RS Columbia Asia Medan. Sempat juga di RS GL Tobing bergabung di Gugus Tugas. Jadi hari-harinya memang merawat pasien COVID-19,” tegasnya.(sulaiman achmad)

    BERBAGI