Aceh Capai 415 Kasus Corona, Ditemukan 103 Kasus Positif saat Idul Adha

    BERBAGI
    Seorang pasien yang terkonfimasi COVID-19 berinsial AG, 70, yang beralamat sesuai KTP di Banda Aceh, meninggal dunia dalam perawatan di RSUCM milik Pemerintah Aceh Utara, akan dikebumikan di Lhokseumawe. (foto/Ist).
    Seorang pasien yang terkonfimasi COVID-19 berinsial AG, 70, yang beralamat sesuai KTP di Banda Aceh, meninggal dunia dalam perawatan di RSUCM milik Pemerintah Aceh Utara, akan dikebumikan di Lhokseumawe. (foto/Ist).

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Jumlah pasien yang terkonfirmasi positif virus Corona atau COVID-19 di Provinsi Aceh, semakin hari semakin meninggi, bahkan perkembangan perhatinya sudah pada tingkat mengkhawatirkan.

    Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI, tertanggal 31 Juli 2020 pukul 12.00 WIB, bertepatan hari raya Idul Adha, jumlah kasus positif di Provinsi Aceh telah mencapai 415 pasien, dan 12 pasien diantaranya meninggal dunia.

    Dari data ini tampak adanya kenaikan yang tajam dalam sehari, yakni pada saat Idul Adha, ditemukan kasus baru mencapai 103 orang positif Corona. Sehari sebelumnya, jumlah total kasus positif di Aceh mencapai 312, tapi sehari kemudian meninggi menjadi 415 orang.

    Peningkatan jumlah pasien positif Corona di Aceh ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr.Hanif. Hanif mengatakan, mereka yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan swab berbasis Real time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) di dua tempat.

    Sebagaimana diketahui, dua tempat yang bisa melakukan tes atau pemeriksaan swab adalah Laboratorium Balitbangkes Aceh yang berlokasi di Aceh Besar dan di Laboratorium Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. (Ria)

    BERBAGI