1 Lagi Meninggal, 3 Kasus Baru Genapkan 110 Pasien Positif Corona

    BERBAGI
    ILUSTRASI. Proses pemakaman jenazah pasien positif COVID-19 berinisial SUK, 63, warga Sumatera Utara, yang meninggal dunia di RSUDZA Banda Aceh, Rabu (17/6/2020). (Foto/Ist)

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Seorang pasien yang terkonfirmasi positif Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) meninggal dunia di Respiatory Intensive Care Unit (RICU), RSUDZA Banda Aceh, Selasa subuh (14/7/2020). Sementara itu, tiga orang lagi tercatat kasus baru positif terinfeksi virus Corona di Aceh.

    Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani kepada wartawan, Selasa (14/7/2020), mengatakan, pasien positif COVID-19 laki-laki berusia 54 tahun, meninggal pada pukul 05.30 WIB.

    “Kabar duka meninggalnya pasien COVID-19 itu dilaporkan Koordinator Pelayanan Tim Penyakit Infeksi Emerging COVID-19, RSUDZA, dr.Novina Rahmawati,” jelas Juru Bicara yang akrab dipanggil SAG itu.

    Jubir COVID-19 Aceh ini merilis pasien yang meninggal itu sebagai kasus 107. Nama inisial digantikan dengan nomor urut untuk pencatatan kasus COVID-19 Aceh. Tujuannya untuk menghindari sangkaan sosial terhadap orang lain yang kebetulan namanya bisa diinisialkan serupa dengan penderita COVID-19.

    “Nomor urut kasus kita pakai untuk korban meninggal maupun korban baru virus corona,” SAG menjelaskan.

    Menurut SAG, pasien 107 yang meninggal adalah warga Aceh Besar. Dia menjalani perawatan di RICU-RSUZA sejak 12 Juli 2020, sebagai pasien rujukan dari salah satu Klinik Kesehatan di Kawasan Kajhu, Aceh Besar.

    Saat tiba di RSUZA, kondisi pasien dalam keadaan sesak dan memiliki gejala khas pneumonia, serta indikasi lain yang mengarah ke penderita COVID-19, katanya.

    Pasien Kasus 107 ini mengaku tidak punya riwayat ke daerah penularan, atau menerima tamu yang berasal dari zona infeksius virus Corona, dalam 14 hari terakhir.

    Selain itu, dia juga tidak mempunyai riwayat kontak erat COVID-19 lainnya. Tetapi pemeriksaan swab dengan Test Cepat Molekuler (TCM) pada hari pertama dirawat di RICU menunjukkan hasil positif COVID-19.

    SAG menjelaskan, tim Medis RICU-RSUDZA telah bekerja keras melakukan perawatan, sebagaimana terhadap pasien COVID-19 lainnya yang umumnya sudah sembuh. Namun Allah SWT memanggil pasien Kasus 107 untuk kembali ke pangkuan-Nya.

    Jenazahnya telah dimakamkan dengan protokol kesehatan di Gampong Neheun, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar. Prosesi pemakaman dilaksanakan oleh Tim Instalasi Pemulasaraan Jenasah RSUDZA Banda Aceh yang dibantu keluarga juga masyarakat, serta disaksikan perangkat gampong dan Muspika setempat.

    “Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat Gampong Neuheun, tokoh masyarakat, dan Muspika setempat, yang telah menunaikan fardhu kifayah untuk almarhum secara sempurna,” ujar Jubir COVID-19 Aceh itu.

    Kasus COVID-19

    Sementara itu, dengan bertambahnya 3 kasus positif baru, secara akumulasi kasus COVID-19 Aceh per 14 Juli 2020, pukul 15.00 WIB, sudah mencapai 110 orang. Yakni 41 orang sedang dalam perawatan, 64 orang sudah sembuh, dan 5 orang meninggal dunia—termasuk pasien Kasus 107 yang meninggal dunia pada hari ini.

    “Pasien COVID-19 yang masih dirawat rumah sakit rujukan provinsi maupun kabupaten/kota tersebut, termasuk tiga kasus baru yang positif terinfeksi virus Corona,” kata SAG

    SAG menjelas, tiga kasus baru tersebut masing-masing, kasus 108, kasus 109, dan kasus 110. Kasus 108 merupakan perempuan usia 55 tahun, dan tercatat sebagai warga Kabupaten Bireuen. Kasus 109 juga seorang perempuan umur 40 tahun yang tercatat sebagai warga Kota Sabang. Sedangkan kasus 110 pemilik KTP luar Aceh, perempuan, usia 25 tahun. (Ria)

    BERBAGI