Beranda Aceh LKMS Mahirah Muamalah, Bukti Pembangunan Ekonomi Banda Aceh

LKMS Mahirah Muamalah, Bukti Pembangunan Ekonomi Banda Aceh

BERBAGI

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Tiga tahun terobosan pemerintahan Aminullah-Zainal memimpin Kota Banda Aceh, Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Mahirah Muamalah kini dinilai sangat baik.

Hal ini berdasarkan penilaian Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menyatakan Rasio Solvabilitas dan Rasio Likuiditas milik LKMS Mahirah Muamalah mendapatkan penilaian sehat.

“Kita di LKMS memiliki dua rasio tingkat kesehatan, yaitu Rasio Solvabilitas dan Rasio Likuiditas. Dari Desember 2019 sampai sekarang rasionya sehat. Likuiditas kita Alhamdulillah banyak dan Rasio Solvabilitas kita dalam menghasilkan laba juga cukup baik. Ini tergambar dengan Rasio Solvabilitas minimal 110 persen dan Rasio Likuiditas minimal 3 persen,” kata T.Hanansyah selaku Direktur Utama didampingi Direktur Operasional, Mufied Akmal.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari kontribusi masyarakat Kota Banda Aceh yang mempercayakan keuangannya ke LKMS Mahirah Muamalah.

“Ini sebagaimana yang diharapakan pak wali kota bahwa perusahaan ini harus sudah untung. Alhamdulillah sudah ada nilai positif di laba-rugi,” ujar Hanan saat dikonfirmasi di LKMS Mahirah Muamalah, Kamis (9/7/10/2020).

Kata Hanan, sejak berdiri pada Mei 2018 lalu, LKMS Mahirah Muamalah hanya memiliki modal awal Rp1,5 miliar. Kini telah full modal disetor oleh Pemerintah Kota Banda Aceh sebanyak Rp4,5 miliar.

Dari perjalanan dua tahun Mahirah Muamalah sudah memiliki aset sebesar Rp35 miliar. “Mengapa dampaknya besar sekali, ini karena antusias masyarakat di gampong -gampong untuk Mahirah sangat baik,” ujarnya.

Hal itu, kata Hanan, juga merupakan bentuk keberhasilan dari tiga tahun kepemimpinan Aminullah-Zainal di segi pembangunan ekonomi masyarakat dalam mengkases modal lebih mudah.

“Struktur pembangunan ekonomi saat ini selain dari sisi pemerintahan, yang terbesar adalah pedagang UMKM. Kalau UMKM nya tidak kuat maka Banda Aceh juga lemah dari segi pembangunan ekonomi. Ini karena berkorelasi dengan tingkat kemiskinan. Bayangkan jika ada 2000 orang debitur dan masing-masing merekrut satu (1) orang pekerja saja, maka pengangguran sudah berkurang 2000 orang,” tambah Hanan.

Selain meningkatkan pembangunan dari segi ekonomi, LKMS Mahirah Muamalah juga bertujuan untuk memberantas rentenir di Kota Banda Aceh.

Hanan menjelaskan, pihaknya telah melakukan penelitian dengan pihak ketiga mengenai keberadaan rentenir. Studi kasus di Pasar Peunayong, Ulee Kareng dan Setui.

“Hasilnya Alhamdulillah keberadaan rentenir sudah berkurang. Artinya, dampak kehadiran Mahirah ini sudah membuat arti yang besar bagi pemerintahan Aminullah-Zainal dalam bidang ekonomi.”

LKMS Mahirah Muamalah merupakan satu-satunya LKM Syariah milik pemerintah di Indonesia dengan sistem syariah. “LKM banyak, ada yang berbentuk koperasi ada yang berbentuk PT, sedangkan ini merupakan PT yang berbasis syariah.”

Untuk nasabah yang ingin melakukan jasa layanan bisa langsung datang ke LKMS Mahirah Muamalah. Tidak hanya untuk pedagang, namun semua layanan keuangan tersedia seperti bayar listrik, bayar PDAM, bayar tagihan dan lainnya di LKMS Mahirah Muamalah.

“Banyak yang berfikir bahwa LKM ini hanya untuk pedagang saja. Padahal semua fitur pembayaran tagihan ada di kita. One stop shopping,” tutup Hanan.(ria)

BERBAGI