Lagi, 2 Warga Aceh Timur Reaktif Rapid Test

    BERBAGI
    m.ishak
    DIPULANGKAN: Setelah dua kali dinyatakan negatif berdasarkan hasil swab test, pasien wanita berusia 36 tahun dipulangkan ke Nurussalam, Aceh Timur, Jumat (10/7/2020). (Foto/Waspada/Ist).

    Idi (Waspada Aceh) – Dua lagi warga di Kabupaten Aceh Timur, kembali menjalani isolasi mandiri dengan pengawasan ketat dari petugas medis, setelah keduanya dinyatakan reaktif rapid test COVID-19 yang dilakukan di RSU Cut Nyak Dhien Langsa, Kamis (9/7/2020).

    Bahkan, keduanya sudah melakukan swab test di RSUD dr.Zubir Mahmud di Idi, Aceh Timur pada Jumat (10/7/2020), dan masih menunggu hasilnya dari Balitbangkes Aceh. Kedua pasien itu berinisial M, 23, dan KN, 10, warga Kecamatan Rantau Selamat, Kabupaten Aceh Timur.

    “Iya benar, setelah kita ambil swab. Untuk sementara keduanya kita anjurkan melakukan isolasi mandiri di bawah pengawasan tim medis,” kata Jubir Pencegahan COVID-19 Kabupaten Aceh Timur, dr.Edy Gunawan, menjawab Waspada, Jumat (10/7/2020).

    Status keduanya saat ini orang tanpa gejala (OTG), setelah nanti keluar swab test pertama dari Balitbangkes Banda Aceh, maka akan dilakukan swab test kedua. “Tapi keduanya harus isolasi secara ketat di rumah, tidak boleh kontak dengan siapapun dulu. Untuk sementara kita tunggu saja swab test keluar,” ujar Edy.

    Menurut dia, untuk menggolongkan keduanya sebagai OTG sebenarnya belum bisa, karena keduanya tanpa gejala, apalagi pihaknya belum mendapatkan bukti yang valid terkait keduanya sudah berkontak dengan penderita positif COVID-19.

    “Jadi, kesimpulan kita untuk saat ini keduanya harus melakukan isolasi menunggu hasil swab test,” demikian Edy.

    Informasi lain yang berhasil dihimpun menyebutkan, kedua wanita asal Kecamatan Rantau Selamat itu, M dan KN, dinyatakan reaktif setelah menjalani rapid test di RSU Cut Nyak Dhien Langsa, Kamis (10/7/2020). Rapid test dilakukan keduanya dengan tujuan hendak berkunjung ke Jakarta.

    Berdasarkan penelusuran tim surveilance, keduanya ternyata saat lebaran Idul Fitri 1441 Hijriyah sempat mengunjungi kerabat dari salah satu kota di Sumatera Utara.

    “Muda-mudahan hasil swab test nanti negatif, tidak positif,” tutur Edy.

    Dipulangkan

    Sementara itu, pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di RSUD Dr. Zubir Mahmud, kini telah dipulangkan, Jumat (10/7/2020) sekira pukul 10:00 WIB. Pasien wanita berusia 36 tahun itu dinyatakan reaktif COVID-19 setelah dilakukan rapid test pasca penjemputan dari Kota Pematangsiantar, Sumut, Rabu lalu.

    “Pasien asal Nurussalam, sudah dikembalikan ke rumahnya. Pasien nanti bisa melakukan rawat dan penanganan lebih lanjut secara komprehensif, terkait gangguan paru-paru dan gangren di bagian kakinya,” sebut Edy.

    Dia menyebutkan, 21 orang lainnya yang kontak dengan pasien dan sempat diisolasi kini telah berakhir dan kembali bertugas. (muhammad ishak)

    BERBAGI