Beranda Aceh Wakil Bupati Aceh Utara Resmikan BUMG Maju Bersama

Wakil Bupati Aceh Utara Resmikan BUMG Maju Bersama

BERBAGI
Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf, didampingi Waled Muzakir pimpinan dayah di Kecamatan Lapang, melalukan pemotongan pita, pada saat meresmikan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Maju Bersama yang didirikan 21 gampong di Kecamatan Lhoksukon. (Foto/Ist).

Aceh Utara (Waspada Aceh) – Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf, meresmikan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Maju Bersama yang didirikan oleh 21 gampong di Kecamatan Lhoksukon, berlokasi di kawasan Simpang Cot Girek, Kota Lhoksukon, Senin (6/7/2020).

Prosesi peresmian BUMG Lhoksukon ‘Maju Bersama’ yang menjual bahan bangunan itu, dengan cara dipeusijuk (tepungtawari) oleh Waled Muzakir, pimpinan dayah di Kecamatan Lapang, turut dihadiri Muspika setempat dan 75 kepala desa (keuchik) dalam kecamatan setempat. Pada kesempatan itu panitia juga menyantuni 21 anak yatim .

Direktur BUMG Lhoksukon Maju Bersama, M.Yusuf kepada Waspadaaceh.com mengatakan, BUMG ini didirikan atas inisiatif tokoh dan pimpinan BUMG 21 gampong dari 75 gampong dalam Kecamatan Lhoksukon,

“Modal awal BUMG Maju Bersama mencapai Rp2 miliar, setiap gampong ada yang menamkan modal Rp40 juta hingga Rp100 juta per BUMG. Modal tersebut akan digunakan untuk belanja bahan bangunan, termasuk sewa toko dalam lima tahun Rp240 juta,” kata M Yusuf.

Menurutnya, dengan adanya BUMG bersama ini akan mampu menggerakkan roda usaha menjadi lebih cepat. Diharapkan unit usaha bisa dijalankan menjadi lebih menjanjikan dan lebih prospek secara ekonomi serta menambah Pendapatan Anggaran Desa (PAD).

“Laba atau keuntungan 100 persen akan dibagikan setiap setahun sekali, yaitu 50 persen keuntungan untuk gampong, 25 persen untuk pengelola (pihak ketiga), 5 persen untuk pengurus, 15 persen untuk sosial dan 10 persen untuk tambah modal,” jelasnya yang dibenarkan Keuchik Gampong Alue Drien, Ibnu Azwan.

Sementara Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf, meminta kepada pengurus BUMG ini untuk transparan kepada masyarakat, termasuk keuntungan yang diperoleh setiap tahun. Karena itu modal masyarakat, kata wakil bupati, BUMG Maju Bersama diharapkan bisa maju sehingga kedepan bisa menjadi contoh bagi gampong lain.

“Jika ada 21 gampong semuanya membeli barang ke toko bangunan ini, saya yakin BUMG akan lebih cepat tumbuh karena adanya perputaran uang yang cepat. Dengan syarat pengelolaan BUMG ini harus dijalankan dengan manajemen profesional dan terbuka,” pintanya. (riri).

BERBAGI