Beranda Aceh Bak Film Laga, 2 Mobil Kejar-kejaran Berakhir Seruduk Rumah Warga 

Bak Film Laga, 2 Mobil Kejar-kejaran Berakhir Seruduk Rumah Warga 

BERBAGI
Warga sedang berusaha mengevakuasi mobil L-300 yang menabrak rumah warga Gampong Dayah Keumala, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie, Selasa (30/6/2020). (Waspada/Muhammad Riza)

Sigli (Waspada Aceh) – Aksi balap-balapan antara mobil penumpang L-300 Nomor Polisi, BL 1428 PB dengan mobil barang Grand Max BL 8124 M, tersaji bak film laga di Jalan Beureunuen-Tangse, Kabupaten Pidie.

Aksi ugal-ugalan sopir dari kedua mobil tersebut berakhir kecelakaan. Kedua kendaraan itu akhirnya menabrak rumah warga Gampong Dayah Keumala, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie, Selasa pagi (30/6/2020). Salah satunya rumah pedagang ikan tongkol bakar, tapi tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Namun satu rumah milik warga Gampong Dayah Keumala mengalami rusak berat. Yaitu rumah milik M.Yunus, 62 tahun. Sedangkan rumah milik Tgk Usman, 71, hanya mengalami rusak pada bagian pagar. Kecelakaan mobil tersebut juga merobohkan satu tiang jaringan kabel milik PT Telkom.

Berdasarkan keterangan saksi mata warga setempat, mobil penumpang jenis L-300 BL 1428 PB dikendarai MY, 44, warga Gampong Lutueng, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie. Sedangkan mobil barang pick up Grand Max BL 8124 dikendarai SA, 55, warga Gampong Buloh, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie.

Berdasarkan keterangan warga yang menyaksikan peristiwa itu, kedua mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Tangse menuju Kota Beureunuen, mereka saling kejara-kejaran dan salib menyalib. Naas, saat mobil barang pick up Grand Max hendak menyalib kembali mobil penumpang L-300, bagian belakang mobil pick up Grand Max menyentuh bemper depan L-300.

Akibatnya mobil barang pick up Grand Max oleng berbalik arah setelah menabrak pagar beton rumah milik Tgk. Usman. Sedangkan mobil penumpang L-300 menambrak tiang jaringan Telkom, lalu menghantam rumah M.Yunus. Akibat insiden tersebut delapan penumpang mobil L-300 menderita tangan terkilir, sedangkan pemilik rumah selamat.

M.Yunus, yang rumahnya rusak akibat kecelakaan mobil tersebut mengungkapkan, peristiwa itu terjadi tiba-tiba. Saat itu dia bersama isterinya Azizah, sedang berada di bagian depan rumahnya. Ketika itu mereka sedang sibuk membersihkan ikan tongkol bakar yang akan dijualnya.

“ Tiba-tiba grubaaaak.., suara bagian belakan. Saya bersama istri kaget dan selanjutnya saya replek mendorong isteri ke bagian samping agar terhindar dari hantaman mobil,” katanya.

Tidak lama kemudian dia mendengar suara cek cok kedua sopir mobil tersebut. Keduanya nyaris baku hantam, tetapi dia berhasil melerainya dan selanjutnya kedua sopir diamankan ke Mapolsek Keumala, beserta mobil-mobil mereka. Akibat peristiwa tersebut M.Yusuf menderita kerugian karena rumahnya rusak parah pada bagian belakang.

“Meski kedua sopir tersebut sudah membuat perjanjian mengganti rugi rumah saya yang rusak akibat dihantam mobil mereka. Namun mereka belum memberikan uang ganti rugi. Meskipun begitu saya sekarang sudah mulai melakukan perbaikan pada bagian rumah yang rusak. Saya meminjam uang pada kerabat untuk membeli kayu, paku dan membayar biaya tukang. Sekarang sudah habis Rp 2 juta lebih,” katanya. (b06)

BERBAGI