Beranda Olahraga Atlet dan Pelatih Pelatda KONI Aceh Kembali Jalani Rapid Test

Atlet dan Pelatih Pelatda KONI Aceh Kembali Jalani Rapid Test

BERBAGI
Petugas medis berdoa sebelum melaksanakan rapid test di Sekretariat KONI Aceh. (Foto/Ist)

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh kembali melakukan rapid test terhadap 70 atlet binaan yang tergabung dalam Pelatda Sentralisasi PON XX Papua.

Ketua Umum KONI Aceh H.Muzakir Manaf menjelaskan, rapid test yang dilaksanakan kedua kalinya ini merupakan bagian dari penerapan protokol COVID-19 dalam setiap aktivitas saat ini.

“Kita sudah menerima lampiran hasil rapid test dari UPTD Balai Labkes dan pengujian Alkes Dinas Kesehatan Aceh. Alhamdulillah hasilnya semua negatif,” kata Mualem—sapaan akrab H.Muzakir Manaf, Senin (22/6/2020).

Rapid test dilaksanakan pada Minggu 20 Juni di Sekretariat KONI Aceh, di Banda Aceh.

Selaku Ketua Umum KONI Aceh, Mualem menjelaskan, dia telah menginstruksikan kepada jajaran pengurus, atlet, pelatih, official dan tim pendamping Pelatda KONI Aceh agar benar-benar menerapkan protokol kesehatan sebagaimana yang telah ditetapkan pemerintah.

“Dalam kondisi seperti saat ini kita harus ketat dalam menjaga diri agar terhidar dari penularan COVID-19. Di sisi lain, khusus kepada para atlet dan pelatih, juga tetap harus melaksanakan latihan dengan mengedepankan protokol kesehatan,” kata Mualem.

Sebagai induk cabang olahraga, KONI Aceh, kata Mualem, masih tetap dibebankan tanggungjawab untuk menjaga kondisi para atlet dan pelatih agar prestasi yang telah diraih sebelumnya di ajang Pra-PON dan Porwil 2019 dapat terus ditingkatkan.

Sementara itu, Sekum KONI Aceh M.Nasir, MPA menjelaskan, Pelatda Sentralisasi yang dimulai sejak Juni 2020 diikuti oleh 15 Cabang olahraga (Cabor) Prioritas Pertama. Pelaksanaan Pelatda Sentralisasi tahun ini tersebar di beberapa kabupaten/kota.

Atlet anggar nomor Degen melaksanakan Pelatda Sentraliasi di Aceh Utara. Sementara tim sepakbola yang sukses meraih medali emas pada Porwil Bengkulu 2019 melaksanakan pemusatan latihan di Lhokseumawe.

“Sementara 12 Cabor lainnya dipusatkan di Banda Aceh,” kata M. Nasir.

Di Banda Aceh, para atlet dan pelatih menginap di dua hotel. Hal itu dilakukan untuk menghindari penumpukan atlet dan pelatih di satu tempat. Sementara pemusatan latihan dilaksanakan di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh.

“Selain menerapkan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah, KONI Aceh melalui tim medis juga telah menyusun Protokol Kewaspadaan Pencegahan COVID-19 yang akan menjadi panduan dalam pelaksanaan Pelatda Sentralisasi KONI Aceh tahun 2020,” kata M. Nasir. (Ria)

BERBAGI