Lagi, 9 Pasien Positif Corona asal Aceh Utara Dirujuk ke RSUZA, 1 Bayi 2 Tahun

    BERBAGI
    ILUSTRASI. Suasana di depan ruang Respiratory Intensive Care Unit (RICU) Rumah Sakit Umum Zainal Abidin, Banda Aceh, Provinsi Aceh, Kamis (12/3/2020. (Foto/ali akbar)

    Aceh Utara (Waspada Aceh) – Selain delapan orang dalam satu keluarga asal Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara, dinyatakan positif Corona dan dirujuk ke RSU Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, kini menyusul seorang bayi MZ, usia 2 tahun, juga terinfeksi Corona.

    Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Aceh Utara, Andre Prayuda, membenarkan adanya seorang bayi terinfeksi virus Corona. Bayi tersebut, kata Andre, masih satu keluarga dengan pasien positif COVID-19 sebelumnya.

    “Bayi MZ sudah keluar hasil PCR menjelang malam tadi, dia positif. Dengan demikian, total yang dirujuk ke RSUZA ada 9 orang tadi malam. Seorang lagi merupakan pasien yang ada di RSU Cut Meutia Lhokseumawe, yang selama ini dirawat. Jadi total ada 9 orang,” ujarnya.

    Andre menjelaskan, bayi berusia 2 tahun itu terinfeksi Corong lantaran merupakan berkontak dengan keluarga dari tujuh pasien lain yang positif COVID-19.

    Menurut Andre, ini merupakan kasus pertama seorang balita terinfeksi Corona bersama keluarganya warga Gampong Meunasah Blang, Kecamatan Lhoksukon.
    Dijelaskan, mereka terdeteksi terpapar Corona setelah diambil sampel swab dan dilakukan pemeriksaan PCR.

    Delapan pasien COVID-19 yang positif dan dirujuk ke RSUZA Banda Aceh, yakni HM (laki-laki, umur 10 tahun), MN (perempuan, 18 tahun), Mr (perempuan, 65 tahun), Sn (laki-laki, 53 tahun), Ml (perempuan,  37 tahun), Ys (perempuan, 44 tahun), KA (laki-laki, 49 tahun), dan MZ (2 tahun). Satu pasien lagi inisialnya SH, 45. (b09/B.08)

    BERBAGI