Beranda Aceh Seorang Pengusaha di Banda Aceh Dinyatakan Sembuh Corona

Seorang Pengusaha di Banda Aceh Dinyatakan Sembuh Corona

BERBAGI
Saifullah Abdulgani. Foto Ist

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Pasien Corona atau COVID-19, yang juga seorang pengusaha, IK, 38, dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan sejak 28 Mei 2020 oleh Tim Medis Penyakit Insfeksi Emerging COVID-19, RSUZA Banda Aceh. Kini pasien tersebut sudah meninggalkan rumah sakit sejak Rabu malam (3/6/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG) mengungkapkan hal itu saat melaporkan perkembangan terakhir penanganan COVID-19 per tangal 4 Juni 2020, kepada wartawan di Banda Aceh, Kamis (4/6/2020).

SAG menjelaskan, pasen Corona itu dinyatakan sembuh berdasarkan hasil dua kali pemeriksaan swab-nya yang terakhir dengan RT-PCR, dan dua kali konfirmasi negatif virus Corona. Artinya, Ik sudah sembuh setelah dirawat sejak 28 Mei 2020 oleh tim medis di RSUZA Banda Aceh.

“Hasil pemeriksaan swab Ik terakhir, dua kali berturut-turut, terkonfirmasi negatif,” tegas SAG.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, IK merupakan orang tanpa gejala (OTG). Meski dia memiliki riwayat perjalanan ke daerah penularan COVID-19 di Sumatera Utara, namun tidak menunjukkan gejala demam tinggi, flu, mapun nyeri tenggorokan. Dia melakukan pemeriksaan swab dengan RT-PCR untuk kepentingan perjalanannya ke luar Aceh.

Berdasarkan hasil pemeriksaan swab-nya itulah diketahui Ik positif COVID-19 dan kemudian dirawat di Ruang Isolasi Pionere, RSUZA Banda Aceh.

“Alhamdulillah, kita bersyukur Ik telah sembuh dan kita harapkan tetap menjalankan protokol kesehatan selama proses pemulihannya,” harap SAG.

Selanjutnya SAG mengataan, saat ini masih ada satu lagi kasus positif COVID-19 yang masih dirawat di Aceh, yakni Muk, 51, warga Kabupaten Aceh Tamiang. Dia melakukan isolasi mandiri dan kondisinya kian membaik. Muk menunggu hasil uji swab yang diambil tim medis tiga hari lalu, dan sedang diperiksa oleh Balai Litbangkes Aceh.

“Mari kita berdoa agar Muk segera sembuh, dan semoga tidak ada lagi kasus baru infeksi virus Corona di Aceh,” harap SAG.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dengan sembuhnya Ik maka data COVID-19 Aceh kembali terkoreksi. Jumlah pasien positif Corona sebanyak 20 orang, namun jumlah yang sembuh menjadi 18 orang, yang masih dirawat 1 orang, dan 1 orang meninggal dunia, pada akhir Maret 2020.

Sementara jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di seluruh Aceh hingga hari ini sebanyak 2.131 orang. Ada penambahan 31 orang dibandingkan data kumulatif kemarin, 2.100 orang.

“Dari 2.113 ODP tersebut , sebanyak 111 orang masih dalam pantauan petugas kesehatan, 2.020 orang telah selesai menjalani proses pemantauan atau isolasi secara mandiri,” kata SGA

Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP), sebanyak 108 kasus, seperti data sehari sebelumnya. Tidak ada penambahan PDP baru hari ini. Rinciannya, PDP yang sedang dirawat sebanyak 2 orang, sudah sembuh 105 orang, dan meninggal dunia sebanyak 1 orang. PDP meninggal tercatat hanya 1 kasus pada Maret 2020 lalu.

Terpaparnya IK, 38, seorang pengusaha yang berdomisili di salah satu Komplek Perumahan Lamtemen Timur Kec Jaya Baru, Banda Aceh, itu sebelumnya sempat menimbulkan syok, karena kasus ini muncul ketika baru saja dilaporkan bahwa Aceh sudah zero COVID-19. (Ria)

BERBAGI