Beranda Sumut Medan Masih “Zona Merah,” Sejumlah Mall Sudah Beroperasi

Medan Masih “Zona Merah,” Sejumlah Mall Sudah Beroperasi

BERBAGI

Medan (Waspada Aceh) – Sejumlah mall atau pusat perbelanjaan di Kota Medan, seperti Plaza Medan Fair, Supermarket Berastagi, Center Point, Milenium Plaza dan beberapa mall lainnya, dilaporkan sudah mulai beroperasi kembali.

Mall yang sudah beroperasi secara terbatas itu disebut-sebut belum memiliki rekomendasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemko Medan. Padahal Kota Medan masih tercatat sebagai “Zona Merah” dan tidak termasuk dalam daftar kota yang boleh menerapkan New Normal (normal baru).

Pengamatan waspadaaceh.com, Kamis malam (5/6/2020), suasana mall yang sudah buka, masih sedikit dikunjungi konsumen. Beberapa cafe dan toko di dalam mall bahkan sebagian masih tutup. Para pengunjung tampaknya masih khawatir mengunjungi pusat-pusat perbelanjaan modern, terkait dengan pandemi virus Corona.

Hal ini berbeda dengan kondisi pasar-pasar tradisional di Medan, yang tampak tetap ramai, meski Medan dikatagorikan sebagai Zona Merah penyebaran Corona.

Beberapa mall yang sudah beroperasi mengklaim sudah berkoordinasi dengan Gugus Tugas. Namun, hal itu dibantah Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Pemko Medan, Mardohar Tambunan, di Medan, Rabu (6/3/2020). Dia menyatakan tidak ada pembahasan rekomendasi untuk pusat-pusat bisnis yang beroperasi itu.

“Belum ada sejauh ini. Belum pernah kita bahas apakah itu rekomendasi atau koordinasi. Apa ke Dinas Pariwisata Medan ya, kita juga tidak tahu. Tapi sejauh ini, tidak ada pembahasan mengenai operasional pusat bisnis ini,” kata Mardohar yang juga Kabid Yankes Dinas Kesehatan Kota Medan kepada wartawan di Kantor Gugus Tugas Percepatan Penangaban COVID-19 Pemko Medan di kawasan Pasar Petisah Medan.

Mardohar mengatakan, belum adanya rekomendasi itu karena hingga kini pihaknya juga masih membahas dan mempelajari situasi Kota Medan, yang saat ini masih berstatus zona merah. Apalagi, dalam pernyataan dari pemerintah pusat juga ada 102 kabupaten/kota di Indonesia yang bisa mulai New Normal, tapi Kota Medan tidak termasuk di dalamnya.

“Kita paham, bahwa pusat bisnis dalam beberapa waktu ini juga berdampak akibat wabah ini. Namun, kita juga menilai itu sebagai bagian dari upaya. Makanya, rekomendasi apa pun tidak ada kita keluarkan ke pengelola pusat bisnis ini. Kita pahami bisnis mereka juga terhenti. Tapi kita juga masih mengkaji kesana, makanya belum ada rekomendasi apa pun,” ujarnya.

Mardohar mengingatkan kembali bahwa sekolah juga sampai saat ini masih belum dibuka karena potensi penyebaran sangat besar. Apalagi, anak-anak SD yang masih susah dijangkau atau diawasi per orang oleh gurunya untuk tidak bersentuhan dengan temannya.

“Anak SD terutama. Susah kita awasi per orang. Mereka bermain dengan temannya, lalu bersalaman atau berpelukan. Susah diawasi guru secara langsung. Makanya, sekolah juga belum kita buka,” ungkapnya.

Mardohar memaparkan dalam Tim Gugus Tugas tidak hanya Dinas Kesehatan saja, namun terdapat unsur lain seperti Kodim, Polrestabes Medan, Kejaksaan termasuk dinas terkait seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan termasuk Dinas Pariwisata.

Apakah pusat bisnis yang sudah beroperasi tersebut berkordinasi dengan Dinas Pariwisata? “Saya tidak tahu, tapi tidak ada pembahasan soal itu. Makanya saya tidak bisa menjawab,” tegasnya. (sulaiman achmad)

BERBAGI