Keputusan Mundur Tidaknya Bupati Bener Meriah Tunggu Setelah Cuti Berobat

    BERBAGI
    Bupati Bener Meriah, H.Tgk.Sarkawi. (Foto/Humas)

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Setelah membuat kejutan, dengan mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan sebagai Bupati Bener Meriah, Aceh, Tgk.Sarkawi kini disebut-sebut tidak jadi mundur. Dia akan mengambil cuti untuk menjalani perawatan kesehatan.

    “Saya, Tgk Sarkawi, mengundurkan diri sebagai Bupati Bener Meriah. Selanjutnya saya fokus menjalani pengobatan,” kata Tgk Sarkawi, ketika mengumumkan pengunduran dirinya usai shalat Ied Idul Fitri di halaman Masjid Agung Babussalam, Simpang Tiga Redelong, Bener Meriah, Minggu (25/5/2020).

    Rencana Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi untuk mundur dengan alasan sakit dan ingin fokus berobat, ternyata masih belum ada kepastian. Dia terkesan tidak tegas menentukan pilihannya, sehingga dinilai apa yang pernah diucapkannya itu sebagai gurauan.

    Kabar terkini, setelah dia mendapat dukungan dan masukan berbagai elemen masyarakat, Bupati Tgk.Sarkawi menyatakan akan mempertimbangkan kembali pengunduran dirinya.

    Bupati Bener Meriah, Sarkawi, yang coba dikonfirmasi waspadaaceh.com terkait niat mundur-tidaknya itu, Rabu (27/5/2020), mengaku masih sibuk menerima tamu hingga malam ini.

    “Saya masih sibuk menerima tamu. Boleh ke humas pak Wahidi,” kata Sarkawi kepada waspadaaceh.com.

    Sementara, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Bener Meriah, Wahidi, kepada waspadaaceh.com menjelaskan, tidak ada kebimbangan di dalam diri bupati. Dia tetap menerima saran dan masukan dari berbagai tokoh.

    “Tidak ada bahasa batal atau bimbang. Penjelasannya adalah setelah bupati menerima saran dan masukan dari tokoh-tokoh agama, masyarakat dan lainnya seperti yang saya sebutkan di atas, maka bupati mengambil langkah izin cuti untuk berobat dan konsultasi dengan dokter.”

    “Hasil pemeriksaan kesehatan ini nantinya akan menjadi bahan bagi bupati untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh dan Mendagri, terkait keputusan yang tepat yang akan diambil,” jawab Wahidi.

    Wahidi menjelaskan, keinginan Bupati Tgk.H. Sarkawi untuk mundur dari jabatannya sebagai Bupati Bener Meriah terus mendapat tanggapan dari berbagai elemen masyarakat, seperti para ulama. Termasuk beberapa menteri, tokoh daerah serta aktifis serta yang menghendaki Sarkawi untuk tetap menjadi bupati dan membatalkan niat untuk mundur, dan menyarankan untuk mengambil cuti berobat.

    Lebih lanjut Kabag Humas dan Protokol itu menjelaskan, seperti yang ramai diberitakan beberapa hari ini, terkait pernyataan lisan Sarkawi yang berencana akan mengundurkan diri dari jabatan sebagai Bupati Bener Meriah dikarenakan ingin fokus berobat. Saat itu Sarkawi langsung mendapat banyak nasehat, teguran dari semua pihak.

    Atas hasil semua masukan dan nasehat yang diterima, akhirnya Sarkawi akan mengambil cuti untuk berobat. Ini juga termasuk masukan dari beberap tokoh yang meminta supaya untuk membatalkan niat beliau itu.

    “Dari saran-saran itu, pak bupati menjadikannya sebagai pertimbangan, sehingga saat ini dia mengambil langkah cuti untuk berobat dan juga akan berkonsultasi dengan Tim Kesehatan. Nantinya dari hasil medis ini dikonsultasikan lebih lanjut ke pemerintah provinsi dan Kemendagri, untuk mengambil suatu keputusan yang tepat,” jelasnya.  (sulaiman achmad)

    BERBAGI