Kepala Puskesmas di Medan Positif Corona

    BERBAGI

    Medan (Waspada Aceh) – Kematian terkait Corona di Kota Medan menembus 78 jiwa hingga kini. Jumlah itu berasal dari orang dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 59 jiwa dan pasien positif Corona 19 orang, meninggal dunia.

    Sementara dilaporkan adanya kasus baru, seorang kepala Puskesmas di Medan, positif Corona. Demikian informasi terbaru yang diperoleh waspadaaceh.com, Rabu (27/5/2020).

    Angka kematian ini terus meningkat kian hari. Termasuk kasus positif dan kematiannya. Namun, dalam tatanan sosial di Kota Medan, sebagian besar masyarakat terkesan abai pada keselamatan dengan melakukan kerumunan atau keramaian. Cafe-cafe dan warung kopi tampak dipadati konsumen, tanpa menjaga jarak dan tanpa mengenakan masker. Begitu juga di pasar-pasar.

    Data yang dihimpun waspadaaceh.com, dari website resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemko Medan, tercatat pasien dengan status orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 1.177 orang dengan rincian 11 orang dalam proses dan 1.166 orang selesai.

    Lalu, pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG) berjumlah 1.309 orang (456 proses, 853 selesai), pelaku perjalanan (PP) 1.804 orang (80 proses, 1.724 selesai), pasien dalam pengawasan (PDP) 653 orang (446 pulang, 59 meninggal, 148 rawat) dan pasien Positif 198 orang (sembuh 64 orang, meninggal 19 jiwa dan rawat 115 orang).

    Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Sumut, dr Whiko Irwan D SpB, mengatakan, untuk kasus ODP di Sumut mencapai 441 orang. PDP 146 orang, Positif 332 orang, meninggal 35 jiwa dan pasien sembuh 116 orang. Dia menekankan pentingnya tetap menjaga keselamatan dengan memperhatikan protokol kesehatan.

    Kepala Puskesmas di Medan Positif Corona

    Layanan di salah satu Puskesmas di Medan Selayang terpaksa harus dialihkan ke Puskesmas Padang Bulan, di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Baru.

    Kadis Kesehatan Kota Medan, dr Edwin Effendi yang dikonfirmasi mengatakan hal ini terpaksa dilakukan, karena kepala Puskesmas (Kapus) -nya. dr.Z, dinyatakan positif terpapar COVID-19.

    “Jadi bukan dilockdown. Tetapi layanannya untuk sementara kita alihkan ke Puskesmas Padang Bulan. Karena kita kan tidak ada menerapkan lockdown,” kata Edwin.

    Edwin menjelaskan, pengalihan layanan ini belum ditetapkan sampai kapan. Dia mengaku, pihaknya masih akan melihat perkembangan terlebih dahulu, sebelum memutuskan untuk membuka kembali layanan Puskesmas di daerah itu.

    Edwin mengatakan yang terpenting adalah melakukan sterilisasi pada Puskesmas tersebut. Setelah sterilisasi dilakukan, layanan Puskesmas akan dapat kembali di buka.

    Edwin menceritakan, kepala puskesmas berinisial Z, awalnya dinyatakan reaktif bersama beberapa petugas lainnya saat dilakukan rapid test. Namun belakangan, hasil swab PCR, dr Z dinyatakan positif, sehingga pihaknya mengambil keputusan untuk mengalihkan pelayanannya ke puskesmas lain. (sulaiman achmad)

    BERBAGI