Kasus Positif Corona di Indonesia Terus Bertambah, Capai 22.750 Kasus

    BERBAGI
    ILUSTRASI

    Jakarta (Waspada Aceh) – Kasus positif terinfeksi virus Corona atau COVID-19 di Indonesia, masih terus bertambah. Data pada hari Senin (25/5/2020), tercatat jumlah pasien positif mencapai 22.750 kasus, 1.391 meninggal dunia dan 5.642 pasien dinyatakan sembuh.

    Demikian data yang diperoleh hingga pukul 12.00 WIB, Senin siang ini, dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, sebagaimana disampaikan juru bicaranya, Achmad Yurianto, di Media Center Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, Senin.

    “Total jumlah kasus terkonfirmasi positif menjadi 22.750,” lanjut Achmad Yurianto dalam keterangan resminya sebagaimana dilaporkan CNNIndonesia.com, Senin.

    Menurut Yurianto, dari data tersebut terlihat ada penambahan 479 orang positif, 240 orang sembuh, dan 19 orang meninggal dunia.

    Kata dia, pemerintah mencatat kasus terkonfirmasi positif pada Minggu (24/5/2020) menjadi 22.271 setelah ada penambahan 526 orang dibandingkan pada Sabtu (23/5/2020), dan kasus meninggal menjadi 1.372 dengan penambahan 21 orang.

    Beberapa daerah yang tercatat angka kasus positif terbanyak adalah, Provinsi DKI Jakarta dengan kasus 6.634, Jawa Timur sebanyak 3.663, Jawa Barat 2.091, Jawa Tengah 1.309, Sulawesi Selatan 1.296 dan beberapa wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 22.271orang.

    Daerah lain yang merincikan data positif COVID-19, yakni di Provinsi Aceh 19 kasus, Bali 394 kasus, Banten 789 kasus, Bangka Belitung 39 kasus, Bengkulu 69 kasus, Yogyakarta 226 kasus, Jambi 95 kasus, Kalimantan Barat 168 kasus, Kalimantan Timur 276 kasus, Kalimantan Tengah 308 kasus, Kalimantan Selatan 599 kasus, dan Kalimantan Utara 164 kasus.

    Kepulauan Riau 154 kasus, Nusa Tenggara Barat 478 kasus, Sumatera Selatan 736 kasus, Sumatera Barat 478 kasus, Sulawesi Utara 230 kasus, Sumatera Utara 311 kasus, dan Sulawesi Tenggara 215 kasus.

    Di Sulawesi Tengah tercatat 121 kasus, Lampung 109 kasus, Riau 111 kasus, Maluku Utara 100 kasus, Maluku 159 kasus, Papua Barat 130 kasus, Papua 556 kasus, Sulawesi Barat 86 kasus, Nusa Tenggara Timur 79 kasus, Gorontalo 58 kasus dan 21 kasus dalam proses verifikasi lapangan.

    Data kasus tersebut, kata Yurianto, diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen untuk 248.555 orang, menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 85 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 40 laboratorium dan Laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 149 lab. Secara keseluruhan, 179.864 orang telah diperiksa dan hasilnya 22.271 positif dan 157.593 negatif. (**)

    BERBAGI