Beranda Olahraga PASI Aceh Buka Puasa Bersama Atlet, Pelatih dan Wartawan

PASI Aceh Buka Puasa Bersama Atlet, Pelatih dan Wartawan

BERBAGI
Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Aceh, mengadakan buka puasa bersama atlet dan pelatih Pelatda PON KONI Aceh di warung Hasan 2, Batoh, Banda Aceh, Rabu (20/5/2020). (Foto/Ist)

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Aceh, mengadakan buka puasa bersama atlet dan pelatih Pelatda PON KONI Aceh di warung Hasan 2, Batoh, Banda Aceh, Rabu (20/5/2020).

Ketua PASI Aceh, Bachtiar Hasan dan sejumlah pengurus serta pelatih, Firman (pelatih) dan Fuad Ramadhan, peraih emas PON 2016 di Jawa Barat, Aldin NL, Wali Cabor atletik Pelatda PON. Tampak juga atlet ketegori II hadir. Selain itu, akademisi olahraga, Nurzuli, wartawan senior Imran Joni dan mitra PASI Aceh dari Dinas Pendidikan Aceh.

Khusus Fuad Ramadhan, pekan lalu, dia bersama pelatih mendapat bonus dari KONI Aceh, karena meraih dua emas pada event Porwil di Provinsi Bengkulu. Fuad antara lain meraih prestasi pada lari 400 meter, yang menjadi spesialis Fuad, yang kini menjadi tenaga honor kantor Dispora Aceh.

Libur Lima Hari

Terkait Idul Fitri, Fuad dan kawan2 diinstruksikan oleh Firman, sang pelatih, untuk libur selama lima hari.

“Selasa depan atlet Pelatda KONI Aceh kembali berlatih,” ujar Bachtiar Hasan, yang juga Ketua Pelatda KONI Aceh kepada Waspadaaceh.com, Rabu (20/05/2020), di sela sela buka puasa bersama tersebut.

Bachtiar Hasan sebelumnya menyatakan, KONI Aceh meliburkan kegiatan latihan para atlet yang menjalani pemusatan latihan daerah (Pelatda) PON XX Papua, selama lima hari terhitung mulai 21 – 25 Mei 2020.

Dia berharap selama libur latihan pada Idul Fitri, para atlet tidak berpergian ke luar kota atau mudik, tapi tetap di rumah berkumpul bersama keluarga. Bachtiar mengatakan, kegiatan latihan atlet Pelatda PON berjalan maksimal mengikuti protokol kesehatan cegah Corona virus desease 2019 (COVID-19).

Begitu juga, sebutnya, selama puasa Ramadhan kegiatan latihan atlet tetap berjalan namun durasi latihan setiap hari selama sepekan dikurangi.

Wakil Ketua Umum II Bidang Pembinaan Prestasi KONI Aceh ini mengatakan, sesuai kondisi pandemi COVID-19, kegiatan latihan atlet selama ini memang tidak terpusat. Tapi secara mandiri ditangani pengurus cabang olahraga di tempat atau di rumah masing-masing, dengan tetap mengirimkan video kegiatan latihan kepada KONI Aceh.

Sebutnya, kegiatan Pelatda sentralisasi (enam bulan) 15 cabang olahraga dan 10 cabang desentalisasi, mulai lagi 29 Mei 2020.

Katanya, Pelatda PON akan berlangsung hingga Desember 2020. Sedangkan pada 2021 disusun kembali program Pelatda menghadapi PON XX Papua yang ditunda pelaksananaannya Oktober 2021. (Jadwal semula Oktober 2020).

Dia menjelaskan, berdasarkan hasil Pra-PON dan Porwil tahun 2019, KONI Aceh berhasil meloloskan 131 atlet dari 25 Cabor. Keseluruhan atlet tersebut masuk dalam program Pelatda KONI Aceh tahun 2020 yang dibagi dalam dua kategori, yaitu kategori pertama 15 Cabor, dan kategori kedua 10 Cabor. (B01)

BERBAGI