Beranda Inforial Pemerintah Aceh Tak Ada Kasus Baru COVID-19 di Aceh

Tak Ada Kasus Baru COVID-19 di Aceh

BERBAGI
Saifullah Abdulgani. Foto Ist

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Walau sudah dua hari tidak ada penambahan kasus pasien dalam pemantauan (PDP) maupun positif Covid-19 yang dilaporkan di Aceh, namun masyarakat diminta tetap patuh terhadap protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Senin (18/5/2020), mengatakan, kasus positif terakhir dialami AR warga Bener Meriah.

BACA:
Pasien COVID-19 di Galus Tunggu Hasil Pemeriksaan RT-PCR Ketiga
Hasil Pemeriksaan Swab, 4 Warga Aceh Selatan Negatif COVID-19

Remaja 13 tahun itu terjangkit virus corona, tapi tidak mempunyai gejala klinis, namun hasil uji swab-nya dengan RT-PCR terkonfirmasi positif Covid-19.

“AR secara kasatmata sehat dan tidak punya keluhan apa-apa, tapi dia positif Covid. Secara medis dirinya disebut orang tanpa gejala atau OTG,” sebut Saifullah Abdulgani.

Oleh karenanya, pria yang akrab disapa SAG meminta masyarakat tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah seperti menggunakan masker, jaga kebersihan tangan, dan jaga jarak jika terpaksa harus berada dalam keramaian.

SAG menyampaikan, secara akumulatif angka positif Covid19 per 18 Mei 2020 masih seperti sebelumnya. Dari 18 kasus terkonfirmasi positif, hanya dua orang yang masih dirawat di rumah sakit rujukan.

Kemudian, 15 orang telah sembuh, dan seorang meninggal dunia. Sementara, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat 99 kasus.

“Saat ini tidak ada pasien dengan status PDP yang dirawat. Satu kasus yang dicatat sebagai PDP meninggal dunia Maret 2020. Sisanya 98 orang sehat dan diperbolehkan pulang,” kata SAG.

Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) bertambah lima orang, sehingga secara akumulatif tercatat menjadi 1.992 orang. Dari total itu, 63 orang masih dalam pengawasan atau proses isolasi mandiri.

“Sisanya 1.229 orang telah selesai proses isolasi mandiri di bawah pengawasan petugas,” pungkas Saifullah Abdulgani. (Ria-H)

BACA:
Kasus COVID-19 Aceh Terendah di Indonesia
1 Lagi Warga Aceh Tamiang dari Klaster Temboro Sembuh COVID-19

BERBAGI