4 Kecamatan di Aceh Utara Diterjang Banjir dan Longsor

    BERBAGI
    Luapan banjir merendam kawasan pemukiman di Desa di Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara. (Foto/Ist).

    Aceh Utara (Waspada Aceh) – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Aceh Utara dan sekitarnya sejak beberapa hari terakhir, mengakibatkan puluhan desa di empat kecamatan diterjang banjir, setelah meluapnya sejumlah sungai, Minggu petang (17/5/2020).

    Informasi yang dihimpun Waspadaaceh.com dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten setempat, empat kecamatan yang dilanda banjir dan longsor, yaitu Kecamatan Langkahan, Matangkuli, Tanah Luas dan Sawang.

    Namun dari empat kecamatan itu, Kecamatan Langkahan dan Matangkuli, ketinggian air di pemukiman warga mencapai 60 Cm hingga 1,5 meter. Sejauh ini belum ada warga yang mengungsi.

    Kecamatan Langkahan, puluhan rumah di Desa Lubuk Pusaka, Buket Linteung dan Lubuk Muku, terendam banjir setelah melaupnya air sungai Krueng Arakundo di Kabupaten Aceh Timur. Di Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, ketinggian air di pemukiman warga mencapai 80 Cm hingga 1 meter.

    Kecamatan Matangkuli, meluapnya air sungai Keureuto, telah merendam ratusan rumah di Gampong Alue Tho, Tumpok Barat,Gampong Hagu, Pante Pirak, Leubok Pirak, Lawang, Tanjong Haji Muda, Meunye Pirak, Siren,Cibrek Pirak, Seulemak, tanjong Tgk Ali, Parang Sikureung, Tanjong Tgk Dikari dan Alue Euntok.

    Sedangkan di Kecamatan Tanah Luas, ketinggian air rata-rata di badan jalan dan pemukiman warga mencapai 50 Cm. Ratusan rumah di Gampong Blang, Tajong Mesjid, Serba Jaman Baroh dan Gampong Rayeuk Kuta, terendam air. Sementara di Kacamatan Sawang, selain banjir merendam sejumlah desa juga terjadi tanah longsor di kawasan Gampong Riseh Teungoh.

    Kepala Pelaksana BPBD Aceh Utara, Amir Hamzah, saat dikonfirmasi membenarkan air masih terus naik ke pemukiman warga. Saat ini Rescue, SAR, BPBD, perangkat gampong dan unsur Muspika masih di lapangan memantau situasi.

    “Kita mengimbau wargatetap waspada dan siaga dengan cuaca sangat ekstrem akibat hujan terus menerus. Meskipun di sejumlah titik seperti Kecamatan Langkahan dan Matangkuli sudah surut, bahkan tim dari SAR dan BPBD masih di lokasi,” kata Amir Hamzah, saat dikonfimasi.

    Amir Hamzah menyebukan di Kecamatan Sawang, terjadi longsor di kawasan Gampong Riseh Teungoh. Jembatan gantung Riseh Teungoh yang melintasi Gampong Gunci, Kubu, Blang Cut, pada bagian pondasinya sudah terkikis air. (Riri)

    BERBAGI