Beranda Olahraga KONI Aceh Serahkan Bonus Bagi Atlet dan Pelatih

KONI Aceh Serahkan Bonus Bagi Atlet dan Pelatih

BERBAGI
Atlet dan pelatih yang berprestasi, mendapat bonus dari KONI Aceh, Selasa (12/5/2020, yang diserahkan Ketum KONI Aceh, Muzakir Manaf, Ketua Harian Kamaruddin Abubakar, Ketua Pelatda Baktiar Hasan, Wakil Ketua Rayuan Sukma dan Sekum KONI Aceh M Nasir Syamaun. (Foto/Ist)

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Komite Olahraga Nasiona Indonesia (KONI) Aceh menyerahkan bonus uang tunai kepada para atlet dan pelatih peraih medali di ajang Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON), Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) dan SEA Games 2019, di GOR KONI Aceh, Banda Aceh, Selasa (12/5/2020).

Seperti diketahui, di ajang SEA Games XXX tahun 2019 Manila, tiga atlet Aceh yang mewakili Indonesia berhasil meraih medali. Mereka adalah Irsalina, atlet muaythai meraih medali perunggu, Surahmat atlet angkat besi meraih medali perunggu, dan Ragil atlet soft tenis juga meraih medali perunggu.

Di ajang Pra-PON 2019, kontingen Aceh berhasil meraih 11 emas, delapan perak, dan 13 perunggu. Sedangkan di ajang Porwil Bengkulu 2019, Aceh meraih 14 emas, 13 perak dan 10 perunggu.

Kepada masing-masing atlet dan pelatih KONI Aceh menyerahkan bonus uang tunai. Untuk kategori perorangan Pra-PON, medali emas Rp15 juta, medali perak Rp10 juta, perunggu Rp7 juta. Kategori beregu, medali emas Rp20 juta, medali perak Rp15 juta dan perunggu Rp10 juta.

Untuk peraih medali di ajang Porwil kategori perorangan, medali emas Rp12.500.000, medali perunggu Rp8 juta dan medali perunggu Rp5 juta. Sedangkan untuk kategori beregu yang salah satunya disumbangkan oleh beregu besar yaitu cabang sepakbola medali emas Rp50 juta, medali perak Rp.12.500.000, dan perunggu Rp10 juta.

Bonus-bonus tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum KONI Aceh, H. Muzakir Manaf, didampingi Ketua Harian H. Kamaruddin Abu Bakar, dan para Wakil Ketua KONI Aceh lainnya.

“Sesuai janji yang pernah saya sampaikan sebelumnya, bagi para atlet dan pelatih yang berhasil meraih medali, KONI akan memberikan bonus uang tunai,” kata Mualem—sapaan H. Muzakir Manaf—sebelum menyerahkan bonus.

Mualem juga menambahkan, KONI Aceh telah mengupayakan semaksimalkan mungkin apresiasi untuk para atlet peraih medali, salah satunya adalah bonus uang tunai. Selain itu, setelah Pra-PON dan Porwil tahun 2019, sejak awal tahun 2020 KONI Aceh telah melaksanakan program pemusatan latihan daerah kepada seluruh atlet yang akan ikut bertanding di PON Papua.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, kondisi dunia saat ini sedang dilanda wabah COVID-19 yang telah mempengaruhi semua bidang kehidupan, termasuk di bidang olahraga. Namun, sebagai induk cabang olahraga, KONI Aceh masih tetap dibebankan untuk menjaga dan meningkatkan kemampuan para atlet, bahkan dalam kondisi wabah COVID-19 seperti sekarang ini,” kata Mualem.

Mualem menjelaskan, dengan segala upaya, KONI Aceh mengupayakan agar Pelatda tahun 2020 tetap dapat dilaksanakan dengan maksimal, sesuai dengan protokol COVID-19. Kepada para atlet dan pelatih, Muelam berpesan agar tetap menjaga ritme latihan dengan mengedepankan pencegahan COVID-19.

“Saya ucapkan selamat dan terimakasih atas prestasi yang telah diraih. semoga di masa depan, olahraga Aceh akan semakin gemilang,” kata Mualem.

Sementara itu, Sekum KONI Aceh, M. Nasir Syamaun, menjelaskan, berdasarkan hasil Pra-PON dan Porwil tahun 2019, Koni Aceh berhasil meloloskan 131 atlet dari 25 Cabor.

Keseluruhan atlet tersebut masuk dalam program Pelatda KONI Aceh tahun 2020 yang dibagi dalam dua kategori, yaitu kategori pertama 15 Cabor, dan kategori kedua 10 Cabor.

“Khusus Cabor yang atletnya lebih dari lima orang pelaksanaanya (Pelatda) dapat dilakukan di dua tempat terpisah. Khusus Cabor sepakbola, Pelatda dikoordinasikan dengan Asprov PSSI Aceh agar dalam pelaksanaanya tidak melanggar protokol pencegahan COVID-19,” kata M. Nasir. (Ria)

BERBAGI