EY Meninggal Bukan Terpapar Corona, Isolasi Kampung Pulo Blang Dicabut

    BERBAGI
    ILUSTRASI

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Kegelisaan warga Gampong Pulo Blang Trieng, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, yang pernah memandikan jenazah, EY, 42, kini merasa lega.

    Pasalnya, EY (Efendi Yunus), pasien PDP yang sempat menyedot perhatian, karena dirawat di ruang umum Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, diduga terpapar Corona. Tapi kenyataanya, dari hasil swab-nya yang sudah turun dari Litbang Kemenkes RI, status EY dinyatakan negatif atau tidak terpapar virus Corona.

    “Alhamdulillah, negatif,” tulis Dirut RSUDZA Banda Aceh, Azharuddin, membalas WattsApps Waspadaaceh.com, Rabu (01/4/2020). “Hasil swab nya kami terima 1-2 jam yang lalu,” lanjutnya.

    Dengan hasil laboratorium yang menyatakan negatif ini, berarti EY yang riwayatnya sempat bepergian Malaysia untuk berobat itu, dinyatakan tidak terpapar virus Corona atau COVID-19.

    Sebelumnya, tim medis yang merawat di ruang umum, Raudah V sebanyak 14 perawat dan dokter, sempat menjalani isolasi, sebagai efek merawat EY. Pasien yang sebelumnya sempat diduga terpapar virus Corona itu dirawat di ruang umum, selanjutnya meninggal dunia.

    Di kampungnya, almarhum yang dimandikan layaknya pasien positif terpapar virus Corona oleh pihak rumah sakit, tidak diterima oleh pihak keluargnya. Pihak keluarga dan orang kampungnya kemudian membuka kembali parasut yang membalut almarhum, dan kembali memandikan jenazah sebagaimana lazimnya tata cara orang jenazah seorang Muslim.

    Infeksi Empedu

    Sebelumnya dilaporkan, Bupati Aceh Utara H.Muhammad Thaib pada Jumat, 27 Maret 2020, menyebutkan EY yang saat itu berstatus PDP COVID-19 Aceh, meninggal karena menderita infeksi empedu.

    Hal itu disampaikan ke publik untuk mengantisipasi kecemasan masyarakat karena status almarhum sebagai PDP, sementara jenazahnya telah dibuka dan dimandikan oleh masyarakat dan keluarga. Hal ini dikhawatirkan dapat menularkan virus COVID-19.

    “Saya katakan, hasil pasien PDP asal Pulo Blang, Kecamatan Syamtalira Bayu itu negatif dan amarhum itu bukan sakit karena virus Corona,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Aceh Utara, Rabu (1/4/2020), Andree Prayuda.

    Menindaklanjuti hasil tersebut, lanjut Andree, pihaknya telah menyampaikan kepada Muspika Syamtalira Bayu dan seluruh Tim Gugus Tugas bahwa status isolasi terhadap Gampong Pulo Blang telah dicabut.

    “Alhamdulillah, hasil ini sesuai dengan harapan kita semua khususnya warga masyarakat Pulo Blang Kecamatan Syamtalira Bayu yang sempat diisolasi. Dan mulai hari ini status isolasi telah dicabut, dan warga tidak perlu takut dan cemas,” terang Andree. (b01/riri/ali akbar)

    BERBAGI