Terbaru: 2 PDP yang Meninggal di Aceh, 1 Positif Corona

    BERBAGI
    ILUSTRASI

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Informasi terbaru, dari dua pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia di RSUDZA Banda Aceh, salah satunya dilaporkan positif terinfeksi virus Corona atau COVID-19.

    “Yang meninggal asal Lhokseumawe positif Corona,” kata Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, Azharuddin, saat dikonfirmasi, Kamis (26/3/2020).

    PDP yang meninggal tersebut, yang kemudian dinyatakan positif Corona berdasarkan hasil tes laboratorium, diketahui memiliki riwayat perjalanan dinas ke luar, yakni Bogor dan Surabaya.

    Pasien PDP ini merupakan pasien rujuan dari Rumah Sakit Arun Lhokseumawe, pada (17/3/2020). Dia kemudian dirujuk ke RSUZA dengan status PDP pada Jumat (20/3/2020). Setelah menjalani perawatan selama tiga hari, kondisi pasien semakin memburuk, kemudian kemudian meninggal dunia.

    Korban awalnya mengalami batuk, pilek dan demam, tidak lama setelah pulang dinas dari Bogor dan Surabaya. Pasien mengalami gejala terinfeksi COVID-19.

    Azharuddin mengatakan, saat ini seluruh tenaga kesehatan, baik yang di RS Arun Lhokseumawe mau pun RSUDZA Banda Aceh, yang menangani pasien tersebut, untuk sementara waktu menjalani karantina.

    “Tenaga Kesehatan yang khusus menangani pasien itu kita karantina,” lanjut Azharuddin.Dengan meninggalnya pasien PDP ini, menjadi kasus pertama di Aceh, pasien yang dilaporkan positif Corona. Sedangkan satu pasien lainnya, yang berstatus PDP yang meninggal Rabu siang (25/3/2020), masih harus menunggu hasil pemeriksaan swab dari Balitbangkes Jakarta. Belum diketahui, apakah pasien ini positif Corona atau negatif. (ali akbar)

    BERBAGI