Corona Semakin Mengganas: 1 Staf Pemko Medan Meninggal, 1 Dokter Diduga Positif

    BERBAGI
    ILUSTRASI (Foto/dok/waspadaaceh)

    Medan –Virus Corona atau COVID-19 kembali mengambil korban, setelah seorang warga Kota Medan, Rabu (25/3/2020), dilaporkan meninggal dunia dan diduga akibat terinfeksi virus yang kini semakin menjadi momok paling menakutkan tersebut.

    Tercatat satu orang warga Medan, yakni staf di Pemerintahan Pemko Medan, MN, dilaporkan meninggal dunia diduga terinfeksi virus Corona. Sementara itu seorang dokter yang bertugas di RSUP H.Adam Malik (RSUP HAM) Medan, yang namanya masih dirahasiakan, dilaporkan positif Corona sepulangnya dari Jakarta.

    MN, yang bertugas di Pemko Medan, meninggal dunia pada Rabu sore tadi (25/3/2020) pukul 16.53 WIB, di RSUPHAM Medan. Dia meninggal dunia sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) Corona atau COVID-19.

    Informasi yang dihimpun Waspadaaceh.com, pejabat eselon II ini dirawat di RSUPHAM sejak 23 Maret 2020. Dia mengalami gejala batuk sepekan dan demam tinggi. Seluruh jajaran di Pemko Medan saat ini sudah dianjurkan agar tidak melayat ke rumah duka.

    Ketua Gugus Tugas COVID-19 Sumatera Utara, Riadil Akhir Lubis, yang dikonfirmasi, enggan menjawab secara tegas. “Data pasien rahasia. Kita tidak tahu, pasien termasuk atau tidak,” jawabnya.

    Sedangkan Wakil Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumut, yang juga Kadis Kesehatan Sumut, dr Alwi Mujahit Hasibuan, yang dikonfirmasi Waspadaaceh.com, membenarkan bahwa korban adalah salah satu PDP COVID-19 yang terdata. Namun Alwi tidak bisa memastikan korban positif Corona atau tidak.

    “Pasien adalah salah satu PDP kita. Saya tidak menyebut bersangkutan positif. Karena kita belum tahu hasil resminya. Bagaimana mau dirahasiakan lagi identitas beliau, sudah beredar juga kan informasinya,” ungkap Alwi.

    Alwi kembali mengimbau kepada masyarakat agar waspada terhadap penyebaran virus ini dengan menjaga jarak dan tidak berkumpul di satu titik kerumunan.

    “Kami ingatkan lagi, mohon untuk tidak keluar rumah jika tidak perlu. Untuk pasien PDP maupun positif itu semuanya sudah ada protokol bagaimana proses pemakamannya,” tegasnya.

    Sementara itu, seorang dokter RSUP H Adam Malik Medan, dilaporkan positif terinfeksi virus Corona atau COVID-19 dan tengah dirawat di ruang isolasi rumah sakit milik Kemenkes tersebut.

    “Benar, ada dirawat di RS Adam Malik,” kata Tim PINERE (Penyakit Infeksi New Emerging dan Re-Emerging) RSUP Haji Adam Malik Medan, Ade Rahmaini, Rabu (25/3/2020), sebagaimana dikutip dari CNNIndonesia.com.

    Dia menduga rekannya yang bertugas di rumah sakit milik Kemenkes tersebut tertular Corona saat di Jakarta.

    “Untuk dokter yang positif, tertular dari luar kota. Sekarang dirawat di ruang isolasi. Kebetulan yang di Sumut emang masih impor case lah. Belum dapat transmisi lokal kita,” ungkapnya. (sulaiman achmad)

    BERBAGI