Musda Golkar Aceh: Peluang TM Nurlif dan Husen Banta 50:50

    BERBAGI

    Banda Aceh (Waspada Aceh): Musda DPD 1 Partai Golkar Aceh ke 11, hanya tersisa satu hari lagi. Tidak banyak kandidat yang muncul ke permukaan. Incumbent TM. Nurlif berniat maju kembali, dan saingan terberatnya disebut-sebut adalah Husen Banta, senior di partai berlambang pohon beringin itu.

    TM. Nurlif menyatakan maju kembali untuk calon Ketua DPD I Golkar Aceh. Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers terkait Musda Partai Golkar Aceh yang dijadwalkan berlangsung di Hermes Hotel Banda Aceh, 4 – 5 Maret 2020.

    Namun, peluang Nurlif dalam kontestasi tertinggi di partai tingkat provinsi ini lumayan alot. Posisinya dibayangi oleh Husen Banta, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD I Golkar Aceh.

    Adapun calon lain yang sebelumnya sempat mungemuka, yakni Hendra Budian (Wakil Ketua DPRA) dan Sulaiman Abda (mantan Ketua DPD-1 Golkar Aceh). Namun menjelang Musda Golkar, nama mereka mulai meredup.

    Sementara nama Husen Banta justeru semakin berkibar. Dari 29 suara yang memiliki hak pilih, Husein Banta menargetkan perolehan 18 suara.

    “Kita berusaha peroleh 18 suara, InshaAllah, Allah meridhoi,” kata Husen Banta yang dihubungi Waspadaaceh.com, Selasa (3/3/2020).

    Husen Banta mengaku terus melakukan dukungan. Sebab, kata dia, untuk bisa maju sebagai calon ketua, tatib (tata tertib) yang disusun Stering Committee (SC) minimal mendapat dukungan 30 persen suara plus surat dukungan.

    Mantan Anggota DPR Aceh dari Partai Gilkar ini tidak menyebutkan akan memperoleh dukungan dari mana saja, hingga posisi sekarang yang diklaim 50 plus 1 suara. “Kita usahakan 18 suara, kan sudah 50 plus 1,” terangnya, dengan nada merendah tapi tetap optimis.

    Disebutkan 29 suara yang diperebutkan kandidat ketua, terdiri 23 suara dari DPD II Partai Golkar, 1 suara DPD I Golkar Aceh, Wanhat 1 suara, DPP 1 suara, AMPG/KPPG 1 suara, dari organisasi yang melahirkan partai Golkar, antara lain Kosgoro dan Soksi 1 suara serta terakhir organisasi yang dilahirkan Partai Golkar, antara lain AMPI 1 suara.

    Sebelumnya, Muntasir Hamid, Wanhat DPD II Golkar Banda Aceh, punya keyakinan TM Nurlif bisa kembali terpilih karena kinerjanya terbilang lumayan bagus, meski dinamika di internal dan eksternal partai cukup kencang. Setidaknya, kata Muntasir kepada pers sebelumnya, dukungan TM Nurlif sudah di atas 50 plus 1.

    Sementara tokoh muda Golkar yang berkiprah di tingkat nasional, Andi HS, justeru mendukung Husen Banta menjadi Ketua Umum DPD 1 Partai Golkar Aceh, periode 2020-2025.

    Hingga Selasa kemarin, peluang kedua calon, baik TM Nurlif mau pun Husen Banta, masih 50:50, tergantung bagaimana kedua tim memainkan peran di waktu krusial hingga Rabu malam (4/3/2020) malam. (Aldin NL)

    BERBAGI