Beranda Inforial Pemerintah Aceh Plt Gubernur Sampaikan Terima Kasih pada Masyarakat Aceh

Plt Gubernur Sampaikan Terima Kasih pada Masyarakat Aceh

BERBAGI
Ratusan masyarakat Aceh menghadiri takziah di rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, di Blang Padang Banda Aceh Kamis (27/2/2020), atas meninggalnya mertua perempuan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah.(Foto/Ist)

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Aceh yang turut mendoakan ibunda mertuanya, Almarhumah Hj. Emmy Soekarmi binti Matsari, yang meninggal dunia pada Selasa (25/2/2020).

“Saya merasakan, silaturahmi ini bukan sekedar saat bahagia. Saat duka seperti saat inipun semua masih menemani kami. Kami merasa beruntung punya saudara sesama orang Islam,” kata Nova kepada ratusan masyarakat Aceh yang datang bertakziah dan menyampaikan doa kepada almarhumah di rumahnya di Blang Padang Banda Aceh, Kamis malam (27/2/2020).

Doa dan takziah itu dipimpin oleh Ustadz Ahmad Rizal, Imam Besar Masjid Lueng Bata Banda Aceh. Sementara Ustadz Fahmi Sofyan, ikut memberikan tausiah di hadapan ratusan jamaah.

Nova menyampaikan kenangannya tentang Almarhumah bunda Emmy Soekarmi. Dalam enam bulan terakhir, bunda Emmy rutin berkunjung ke Aceh, kebiasaan yang sebelumnya tidak ada.

Beliau, kata Nova, senang didorong di atas kursi roda di trek Lapangan Blang Padang. “Menjelang sakit beliau juga minta ke Banda Aceh. Dulu-dulunya padahal tidak,” kenang Nova.

Untuk semua kenangan itu, Nova berterimakasih, khususnya pada mereka yang berinteraksi langsung dengan almarhumah. “Maaf jika banyak tingkah beliau sebagai orang tua mungkin tidak enak bagi bapak-ibu semua.”

Hj. Emmy Soekarmi, ujar Nova, adalah seorang guru. Dalam keluarga, beliau adalah panutan. Beliau mampu mendidik anak-anaknya melampaui pendidikan beliau. Dyah Erti Idawati yang dinikahi Nova Iriansyah bahkan menamatkan pendidikan hingga ke jenjang doktoral. “Beliau pejuang yang hebat,” kata Nova.

Nova bahkan mengaku banyak belajar dari almarhumah Hj. Emmy, khususnya dalam hal menghormati waktu. “Beliau mengerjakan sesuatu secara tepat waktu dan tidak menyia-nyiakan waktu.”

Ustadz Fahmi Sofyan, dalam tausyiahnya mengatakan kematian sesungguhnya bukanlah pelajaran bagi yang sudah meninggal, melainkan bagi semua yang masih hidup.

“Pelajaran bagi kita semua. Kita akan mengalami hal yang sama dengan mereka yang sudah meninggal. Tidak ada yang kekal dalam hidup ini,” kata Ustadz Fahmi.

Ustadz Fahmi meyakini, almarhumah Hj. Emmy memiliki anak-anak yang saleh. Anak yang saleh, Dosen Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry itu mengatakan, anak yang saleh adalah mereka yang akan mencari orang tuanya di padang mahsyar.

“Doa anak yang saleh tidak ada hijabnya. Saya yakin anak-anak ibu Emmy akan senantiasa mendoakan ibunya,” kata ustadz Fahmi.

Untuk diketahui, Hj Emmy Soekarmi Binti Matsari yang juga Ibunda dari Dyah Erti Idawati, istri Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, menghembuskan nafas terakhirnya dalam perawatan di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Bekasi Barat, Jawa Barat, Selasa (25/2/2020).

Hadir dalam takziah itu Sekda Aceh, Taqwallah, pimpinan Forkopimda Aceh, Ketua DPRA Dahlan Jamaluddin, Kapolda Aceh Irjen Pol. Wahyu Widada, Kajati Aceh, Irdham, para Anggota DPR Aceh, para pejabat Mapolda Aceh, Kejaksaan Tinggi dan pejabat Kodam Iskandar Muda.

Selain itu para asisten dan pimpinan Satuan Kerja Pemerintah Aceh, Bupati Bener Meriah Tgk. Syarkawi, Wakil Bupati Pidie Fadhlullah, serta Guru Besar UIN ar-Raniry, Syahrizal Abbas dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya. (Ria)

BERBAGI