Beranda Nasional Indonesia Siap Unjuk Gigi di Pameran Teknologi Terbesar Dunia

Indonesia Siap Unjuk Gigi di Pameran Teknologi Terbesar Dunia

BERBAGI
Kepala Staf Kepresidenan RI, Moeldoko, saat bertemu dengan Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Peter Schoof di Gedung Bina Graha Jakarta, pada Selasa (25/2/2020). (Foto/KSP)

Jakarta — Indonesia akan menghadiri pameran teknologi industri terbesar dunia di Hannover, Jerman, pada 20-24 April 2020. Indonesia tampil sebagai negara mitra resmi pertama dari Asia Tenggara dalam pameran yang bertajuk Hannover Messe 2020.

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, memastikan Indonesia siap lahir bathin untuk acara tersebut. “Presiden memberikan perhatian khusus lewat rapat terbatas untuk Hannover Messe,” ujar Moeldoko saat menerima kunjungan Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Peter Schoof pada Selasa (25/2/2020) di Bina Graha, Kompleks Istana Jakarta.

Hannover Messe merupakan pameran internasional tahunan di bidang teknologi manufaktur industri yang menampilkan berbagai hasil penelitian dan pengembangan, inovasi perusahaan rintisan, teknologi informasi, robotika, energi, hingga kendaraan listrik. Indonesia melihat pameran kelas internasional ini sebagai peluang emas untuk menarik investor. Hannover Messe juga bisa dijadikan ajang unjuk potensi Indonesia di level internasional.

“Ini peluang yang berharga. Sayang jika dilewatkan karena bisa menjadi stimulus bagi ekonomi kita,” ujar Moeldoko.

Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Peter Schoof berharap keterlibatan Indonesia di ajang ini bisa menjadi momentum peningkatan hubungan bilateral antar dua
negara. Peter meyakini akan ada banyak komitmen kerjasama bisnis saat pameran berlangsung.

“Kerjasama bisnis secara kongkret kita harapkan muncul dari Hannover,” ujar Peter.

Dalam kunjungannya ke Kantor Staf Presiden (KSP), Dubes Jerman juga bertanya perkembangan penanganan wabah Covid-19 yang dilakukan pemerintah RI. Penjelasan terkait kabar terpaparnya WNI di kapal pesiar Diamond Princess menjadi perhatian khusus Dubes Jerman ini.

Peter juga menceritakan Jerman memberikan perhatian yang serius terhadap wabah Corona meski di negaranya belum ada warga yang terpapar.

Menanggapi hal tersebut, Moeldoko menjelaskan pemerintah terus berupaya mengevakuasi WNI, tidak saja yang berada di kapal pesiar Diamond Princess tetapi juga World Dream. Moeldoko memastikan Indonesia akan tetap mematuhi protokol yang diterbitkan Badan Kesehatan Dunia atau WHO. Bahkan lembaga itu memberikan apresiasi terhadap Indonesia dalam penanganan wabah Covid-19.

“WHO mengapresiasi upaya negara kami. Indonesia punya alat yang cukup baik,” tutup Moeldoko. (Ris)

BERBAGI