Beranda Aceh Senyum Bahagia Nek Katijah, setelah Terima Rumah Layak Huni

Senyum Bahagia Nek Katijah, setelah Terima Rumah Layak Huni

BERBAGI
Wakil Ketua TP PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, mengunjungi Nek Katijah, 80 tahun, di rumahnya yang sama di Gampong Cot Kuta, Kecamatan Suka Makmur, Nagan Raya, untuk menyerahkan rumah type 36 bantuan Pemerintah Aceh, Rabu (12/2/2020). (Foto/Ist)

Nagan Raya (Waspada Aceh) – Tangis haru kebahagiaan Katijah, seorang wanita renta yang berusia 80 tahun, pecah ketika menerima bantuan satu unit rumah layak huni dari Pemerintah Aceh.

Rumah tipe 36 tersebut dibangun oleh Dinas Perkim Aceh yang terletak di Desa Cot Kuta Kecamatan Suka Makmur, Kabupaten Nagan Raya. Nek Katijah menangis bahagia di pelukan first ladys Aceh, Dyah Erti Idawati.

Wanita tua yang berprofesi sebagai buruh tani tersebut tak kuasa menahan linangan air matanya, seketika tumpah ketika Wakil Ketua PKK Aceh itu, menyambangi tempat tinggalnya.

Dengan suara yang terbata-bata Nek Katijah mengucapkan terima kasihnya kepada Dyah dan Pemerintah Aceh yang telah memberinya sebuah rumah layak huni yang selama ini dia impikan.

“Syukur Alhamdulilah, akhirnya saya peroleh rumah ini. Saya dan keluarga sudah tenang sekarang karena sudah tidak tinggal dalam gelap lagi,” kata Katijah sambil menangis di pelukan Dyah.

Dyah berpesan kepada Katijah untuk merawat rumah tersebut serta meningkatkan kualitas hidup yang lebih layak dan sehat.

Dyah mengatakan rumah yang ditempati Katijah dan keluarganya itu merupakan bagian dari 4.006 unit rumah layak huni yang dibangun Pemerintah Aceh pada tahun 2019.

Dyah menyampaikan bahwa total unit rumah layak huni tahun 2019 di Kabupaten Nagan Raya sebanyak 114 unit yang tersebar di sembilan kecamatan, di antaranya, Kecamatan Beutong (8), Seunagan Timur (15), Tripa Makmur (22), Darul Makmur (9), Kuala (21), Seunagan (30), suka makmur (5), Kuala Pesisir (1) dan di Kecamatan Tadu Raya (3).

Pada tahun 2020 ini pemerintah Aceh melalui Dinas Perkim akan melanjutkan pembangunan rumah, yang pembangunannya belum selesai tahun 2019. (Ria/i)

BERBAGI