1452 Peserta Lulus Passing Grade pada Seleksi Tes CPNS di Banda Aceh

    BERBAGI
    Peserta tes menyaksikan pengumuman hasil tes CPNS Tahap 2, kelulusan passing grade, Jumat (14/2/2020). (Foto/Ist)

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Dari 4105 orang peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Kota Banda Aceh, sebanyak 1452 peserta dinyatakan lulus pasing grade Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

    Mereka adalah sebelas (11) orang formasi P1/TL, dari sebelas (11) orang formasi P1/TL delapan (8) orang memilih untuk mengikuti ujian dan tiga (3) orang memilih tidak mengikuti ujian. Hal ini berdasarkan hasil hitungan dari panitia BKPSDM Banda Aceh.

    Sekretaris BKPSDM Kota Banda Aceh, Nurhasanah, mengatakan bahwa hasil yang dicapai oleh peserta untuk formasi kota Banda Aceh banyak yang mencapai nilai passing grade yang tinggi. Ada satu orang peserta atas nama Putra Yusnanda formasi analis kepegawaian yang lokasi penempatannya pada BKPSDM Kota Banda Aceh mencapai total nilai 437. Nilai ini merupakan nilai tertinggi sementara untuk seluruh kabupaten/kota di Aceh yang telah menyelesaikan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

    “Alhamdulillah setelah sebanyak 21 sesi tidak ada kendala yang berarti. Ada 3.891 orang peserta yang hadir dan mengikuti SKD, dan ada 211 orang peserta yang tidak mengikuti test tanpa keterangan,” kata Nurhasanah saat dijumpai di sela-sela ujian sesi terakhir di BPSDM Aceh, Jumat (14/02/2020).

    Peserta yang lewat nantinya akan kembali mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sesuai dengan bidang yang dipilih. Peserta yang akan mengikuti ujian SKB akan dipilih berdasarkan perangkingan, dimana untuk satu formasi akan diikuti oleh tiga orang peserta dengan pasing grade tertinggi.

    “Kita berharap kawan-kawan yang sudah melewati batas passing grade ini nanti mengikuti SKB dengan benar-benar mempersiapkan diri lebih baik lagi. Karena yang sudah lulus passing grade saja belum tentu semunya bisa ikut dalam SKB. karena ada perangkingan lagi. Untuk jadwal SKB sendiri belum ditentukan kapan pelaksanaannya, kita tunggu keputusan dari Menpan RB,” jelas Nurhasanah. (Ria)

    BERBAGI