Mahasiswa Aceh di Wuhan, “Tolong Jemput Kami Pulang”

    BERBAGI
    Fadil, mahasiswa Indonesia asal Aceh yang sedang menempuh pendidikan S3 di Kota Wuhan. Fadil juga tercatat sebagai Relawan Darah untuk Aceh. (Foto/IG)

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Sekitar 93 mahasiswa Indonesia diketahui berada di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, dan 12 orang diantaranya mahasiswa yang berasal dari Provinsi Aceh, meminta untuk segera dievakuasi pulang ke Indonesia.

    Melalui surat terbuka yang ditulis di beberapa akun Instagram yang dipublikasikan oleh akun nuu_husien, disampaikan bahwa 12 mahasiswa Aceh di sana salah satunya bernama Fadil, dilaporkan dalam kondisi sehat dan baik-baik saja. Tapi mereka sangat mengharapkan pemerintah menjemput mereka di Wuhan untuk pulang ke Indonesia, khususnya ke Aceh.

    “Kita berharap pemerintah Indonesia melalui Kemenlu, dapat segera mengevakuasi kami pulang ke Indonesia segera, seperti yang dilakukan pemerintah negara lain terhadap warganya di Kota Wuhan,” kata Fadil dalam komunikasi via Whatsapp kepada Waspadaaceh.com, Minggu (26/1/2020).

    Fadil adalah mahasiswa Indonesia asal Aceh yang sedang menempuh pendidikan S3 di Kota Wuhan. Fadil juga tercatat sebagai Relawan Darah untuk Aceh.

    Surat terbuka telah ditulis oleh akun Instagram nuu_husien ditujukan kepada Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dan berbagai pejabat dan tokoh Aceh, terkait permohonan mahasiswa asal Aceh tersebut. Fadil juga mengatakan bahwa negara lain termasuk Sri Langka baru saja mengirimkan tim penjemputan kepada mahasiswanya untuk dipulangkan kembali ke negara asalnya.

    “Ada 93 mahasiswa Indonesia di Kota Wuhan. Tapi kami ada 12 orang anak Aceh. Selebihnya saya tidak tahu kondisi mereka. Yang jelas 12 anak Aceh minta dievakuasi pulang ke Indonesia. Kembalikan kami ke rumah kami masing-masing,” ujar Fadil kepada Waspadaaceh.com. Dia menyebut kemungkinan besar mahasiswa lain juga meminta hal yang sama.

    Fadil mengatakan 12 mahasiswa Aceh di sana, kuliah di kampus yang berbeda. Dari komunikasi antar mahasiswa, kata Fadil, semuanya ingin dievakuasi pulang ke Indonesia.

    Semua mahasiswa di sana diinstruksikan bertahan di dalam asrama, sejak Kota Wuhan diisolasi pada 23 Januari 2020. Saat kehabisan stok makanan dan minuman, Fadil dan teman-temannya harus berjalan karena banyak toko yang tutup. Selain itu, harganya juga melambung tinggi.

    Dipantau waspadaaceh.com di akun Instagram milik Fadil di @fadil_fadil dia juga meminta @jokowi @kemenlu untuk segera melakukan evakuasi segera terhadap mereka di Kota Wuhan. Mereka tidak meminta sepeda pada @jokowi tapi hanya evakuasi kembali ke tanah air.

    “Dear pak Jokowi. Mohon dengarkan permintaan mereka dan segera evakuasi karena mereka disana dalam kondisi terisolasi dan tidak bisa keluar Kota Wuhan”. (sulaiman achmad)

    BERBAGI