Kisruh di Pelabuhan Calang, Bupati: Tempuh Jalur Hukum

    BERBAGI
    Pelabuhan Calang Aceh Jaya. (Foto/zammil)

    Calang (Waspada Aceh) – Bupati Aceh Jaya, T. Irfan TB, mengajak semua pihak yang terlibat kisruh terkait pembongkaran tiang pancang proyek PLTU Siuak Puntung, Nagan Raya, untuk mengesampingkan egonya masing-masing dan mengutamakan musyawarah untuk mencari solusi.

    “Sehubungan dengan kisruh terhadap pembongkaran tiang pancang di Pelabuhan Calang, kami sangat mengharapkan kepada semua pihak untuk duduk bersama dan cari solusi yang terbaik,” kata Irfan TB kepada Waspadaaceh.com, Sabtu (25/1/2020) di Calang.

    Lanjutnya, kalau memang benar masih ada keterkaitan kontrak antara pihak PT. Tuah Akfi Utama dengan pihak PT. IOT tentang pengerjaan bongkar muat tiang pancang di Pelabuhan Calang, bupati mempersilahkan kedua pihak untuk menempuh jalur hukum.

    “Jika para pihak ada yang dirugikan, kami sarankan untuk menempuh jalur hukum, supaya investasi di Aceh Jaya tetap berjalan dengan baik,” pinta Irfan.

    Berita Terkait: KPA Aceh Jaya Bantah Terlibat dalam Forum Tiga Wilayah

    Selama ini, tambahnya, di Aceh Jaya dari segi keamanan dan ketertiban sudah sangat terjaga, aman dan damai. “Semua itu berkat kerjasama dari berbagai elemen masyarakat, jadi tolong dijaga dan dirawat sama-sama.”

    “Kami yakin para pihak dapat menjaga kedamaian di Aceh Jaya,” pungkas Irfan.

    Sebelumnya, Kapolres Aceh Jaya AKBP Eko Purwanto mengatakan dengan tegas, proses pembongkaran tiang pancang di Pelabuhan Calang tidak boleh dihambat oleh siapa pun.

    Menurut Kapolres, pekerjaan tersebut merupakan proyek negara yang harus diamankan. Jadi tidak boleh ada pihak yang menghalangi atau menghentikan pengerjaan proyek itu, katanya.

    “Jadi kalau ada pihak yang merasa dirugikan, silahkan melapor ke penegak hukum,” lanjut Kapolres. Hal senada juga disampaikan oleh Dandim 0114/Aceh Jaya, Letkol Czi Arief Hidayat.

    Kapolres dan Dandim Aceh Jaya pada Jumat (24/1/2020), sempat melakukan kunjungan ke Pelabuhan Calang untuk melihat langsung adanya kisruh terkait pembongkaran tiang pancang tersebut. (Zammil)

    BERBAGI