Beranda Wisata & Travel Inilah Persembahan “Sunset” dari Puncak Gunung Ketapang

Inilah Persembahan “Sunset” dari Puncak Gunung Ketapang

BERBAGI
Warga sedang menikmati indahnya matahari terbenam (sunset) dari puncak Gunung Ketapang, Aceh Jaya. (Foto/Zammil)

Calang (Waspada Aceh) – Warga di seputaran Calang, Kabupaten Aceh Jaya, belakangan ini banyak yang menghabiskan waktu di sore harinya untuk menikmati indahnya matahari terbenam (sunset) dari atas puncak Gunung Ketapang di Kecamatan Krueng Sabe, Aceh Jaya.

Gunung Ketapang terletak tidak jauh dari pusat perkantoran. Sejak pemerintah daerah setempat memperbaiki kembali akses jalan melewati Gunung Ketapang, kini di kawasan tersebut telah menjelma menjadi lokasi wisata baru yang diserbu warga untuk menghabiskan waktu di kala sore hari tiba.

Sebelum Tsunami 2004 silam, kawasan Gunung Ketapang menjadi satu – satunya jalan lintas nasional Banda Aceh – Meulaboh, melewati Calang. Pasca hantaman gelombang dahsyat tersebut menyisakan puing-puing badan jalan yang kini telah diperbaiki kembali.

Kendaraan warga, baik roda empat mau pun roda dua, tampak memadati puncak Gunung Ketapang, Aceh Jaya. Mereka datang untuk menikmati matahari terbenam (sunset). (Foto/Zammil)

Pemerintah Aceh Jaya mewacanakan, jalan tersebut sebagai akses masuk menyusuri pantai menuju ke kota Calang sebagai ibu kota dari kabupaten.

Proyek pembenahan ini baru siap dikerjakan akhir Desember 2019 lalu, yang juga menjadi terobosan baru dalam dunia pariwisata di Aceh Jaya. Kawasan ini telah menjadi lokasi wisata baru, dimana warga yang bermukim di seputaran Calang dan dari daerah Aceh Jaya lainnya, bisa melihat dan menikmati sunset.

“Lelah setelah bekerja seharian, terobati ketika berada di puncak Gunung Ketapang, sembari menyaksikan matahari terbenam,” ungkap Hayaton, 23, salah satu pekerja harian lepas (PHL) pada salah satu instansi pemerintah di Aceh Jaya kepada waspadaaceh.com, Sabtu (4/1/2020).

Namun demikian, Hayaton berharap, pemerintah kabupaten juga membuat pagar pembatas atau pagar pengaman, di sisi jurang mengarah ke laut serta membangun penahan longsor.

“Jika dilihat sekilas, banyak tebing di bagian jurang arah kelaut telah retak. Bisa membahayakan. Pengunjung juga kebanyakan remaja dan ada juga anak-anak. Jadi bila tidak ada pagar dan penahan longsor, dikhawatirkan menjadi rawan dari sisi keselamatan,” jelas Hayaton.

Pengamatan waspadaaceh.com di lokasi, warga mulai meramaikan kawasan puncak Gunung Ketapang sekira pukul 16.30 WIB, dan kemudian mulai meninggalkan lokasi sekira pukul 17.20 WIB.

Di bagian jalan arah kelaut, memang telah dipasang garis polisi (police line) pada bagian yang tanahnya tampak telah retak. Di sisi penahan badan jalan arah laut, juga terdapat bagian yang longsor akibat kikisan ombak (abrasi). (Zammil

BERBAGI