KPA Kutuk Penyebar Hoaks Tentang Larangan Pengibaran Bendera Bulan Bintang

    BERBAGI
    Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Aceh (DPP PA), H. Muzakir Manaf, ketika melantik pengurus Komite Pemenangan Partai Aceh (KPPA) Kabupaten Aceh Jaya, di Posko Pemenangan di Keutapang, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya, Jumat (1/3/2019), diwarnai dengan berkibarnya bendera bulan bintang. (dok.waspadaaceh/zammil)

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Juru Bicara KPA (Komite Peralihan Aceh) Pusat, Azhari Cage, mengutuk orang yang membuat dan mengedarkan surat hoak seolah-olah dari KPA Pusat yang ditandatangani Muzakir Manaf atau Mualem yang melarang pengibaran bendera Bintang Bulan.

    Sebelumnya, Azhari Cage juga mengecam pihak-pihak yang telah mengedarkan selebaran hoaks yang seolah-olah dari KPA/GAM, yang menginstruksikan masyarakat Aceh untuk mengibarkan bendera Bulan Bintang dalam menyambut Ulang Tahun GAM pada 4 Desember 2019.

    “Itu murni hoak, dan tidak dari Mualem atau Tgk Muzakir Manaf. KPA tidak mengeluarkan surat itu. Sikap KPA sudah jelas, yaitu KPA tidak berada dalam kapasitas menyuruh atau melarang,” kata Azhari Cage kepada wartawan, Selasa (3/12/2019).

    Berita Terkait: Sambut Milad GAM di Aceh Jaya, KPA Imbau Kombatan Tak Kibarkan Bendera Bulang Bintang

    Menurut Azhari, bendera itu sudah menjadi milik masyarakat Aceh karena sudah disahkan menjadi Qanun Aceh. “Nanti kalau kita suruh atau larang malah dibilang bendera kelompok lagi. Maka KPA/GAM mengecam keras surat hoak tersebut yang mengatasnamakan Mualem selaku Ketua KPA Pusat,” lanjut Azhari.

    Hal itu, kata Azhari, perlu diluruskan karena memang surat itu hoak, dan tidak pernah dikeluarkan oleh KPA.

    “Sikap kita jelas bahwa kita tidak berada dalam kapasitas menyuruh dan melarang. Saya mengutuk orang-orang yang menyebar surat hoak tersebut, yang memanfaatkan Milad GAM dengan mengadu domba Aceh dan mengacaukan suasana Aceh yg kondusif dan aman,” tegasnya.

    Berita Terkait: Jubir KPA/GAM, Azhari Cage: Ajakan Kibarkan Bendera Bulan Bintang Palsu

    Azhari menyebutkan, dengan beredarnya beberapa surat atau himbauan hoak tersebut berarti ada pihak-pihak yang sedang “bermain” dan memperkeruh suasana damai Aceh, dan itu tidak bisa dibiarkan.

    “Saya sebagai Juru Bicara KPA Pusat meminta kepada seluruh panglima wilayah, panglima daerah dan panglima sagoe agar dalam menerima info selalu mengikuti garis komando dan berhati hati karena ada pihak-pihak yang sedang mengobok-obok damai Aceh,” tulis Azhari Cage. (Ria)

    Berita Terkait: Bendera Bulan Bintang “Berkibar” pada Pelantikan KPPA Aceh Jaya

    BERBAGI